Otonomi

Aksi Damai Hipmater, PT.SSS Tetap Komitmen

Redaksi TN | Sabtu, 06 April 2019 - 10:42:19 WIB | dibaca: 118 pembaca

TopikNews (PELALAWAN) - Mengatas nama kan Himpunan mahasiswa Terantang Manuk(HIPMATER) Kecamatan pangkalan kuras,Kabupaten pelalawan-Riau, jumat 05/04/2019. adik-adik mahasiwa ini mengadakan aksi damai ke PT Sumber Sawit Sejahatera.

Orasi adik-adik mahasiwa di pintu gerbang masuk PT.SSS,meminta agar top manejemen menemui mereka,namun tidak bisa di penuhi di karenakan pimpinan masih di jakarta,namun pihak humas/ staf manejemen tetap menyambut baik dengan mempersilahan adik -adik mahasiswa masuk ke ruangan pertemuan pt sss untuk duduk bersama guna membahas maksud dan tujuan orasi.

Kordinator umum hipmater Anton Saputra melalui Kordinator lapangan yang di ketua Taupik Hidayat,menyampaikan ke pihak manejemen pt sss.ada empat(poin) yang di sampai hipmater, CSR,tenaga kerja lokal,karhutlah/ekositem dan hak guna usaha(HGU) PT SSS.

Terkait apa yang menjadi pertanyaan hipmater,Manejemen pt SSS melalui humas dan beberapa staf menyampaikan secara bijak sana dan tidak ada sedikit pun di tutup tutupi.

Terkait CSR perusahan Pt SSS dengan masyrakat warga desa trantang manuk dan desa yang bersepadan dengan perusahan selama pabrik minyak kelapa sawit(PMKS) pt sss berdiri semua berjalan dengan baik  dan berkomitmen menjalan kan program CSR nya,hanya saja dua(tahun)belakangan ini perusahan mengalami masalah finansial.jadi sifat nya yang berbentuk (froposal) uang tunai tidak serta merta langsung cair dan ini sama sama kita tau dan harap di maklumi juga kepada adik-adik mahasiwa.namun permohonan pemakain alat berat utk kepentingan umum desa sampai saat ini tetap kita realisasikan.dan ini boleh di tanyak ke pihak desa terkait.

Untuk tenaga kerja lokal,enam puluh persen (60%) untuk warga tempatan dan empat puluh persen(40%) orang luar(tenaga ahli) mulai pabrik ini di bangun sampai kini masih tetap berjalan sebagai mana dalam komitmen bersama,tenaga kerja tempatan tetap kita prioritaskan.ini sesuai data karyawan,ucap humas ,Dariman.

Masalah karhutlah di desa pangkalan panduk,kuala panduk,pangkalan terap dan merbau.

 

Pihak Polres pelalawan selaku yang menjebatani mediasi antara pt sss dan hipmater, melalui K.B.O SAT INTEKAM,IPTU Soerhermansah,SH.langsung menjawab apa yg di sampaikan adik adik mahasiwa,karhutlah yang tetjadi bukan lah kemaun perusahan,pihak
Polres pelalawan dan jajaran nya,TNI,tim damkar,mangala afni,bnpb juga pihak perusahan lain nya ikut serta berzibako memandam kan kebakaran lahan  di pt sss juga di daerah lain yang terjadi di willayah kabupaten pelalawan dan ini menjadi tangung jawab kita semua.

 

"Jauh hari perusahan ini juga sudah menyiapkan tim desa makmur peduli api (DMPA).komitmen perusahan memberikan kontribusi uang sebesar lima puluh juta(50 jt) setiap tahun nya kepada desa yg bersepadan dengan perusahan ,dengan catatan tidak ada terjadi kebakaran dalam satu tahun nya.untuk permasalahan kebakaran di pt sss saat ini sudah di tangani penegak hukum pusat guna penyidikan lebih lanjut.

Tim regu pemadam  kebakaran (rpk) pt sss terus menerus memantau titik api dari menara api yang mereka miliki.jadi kalaw kebakaran ini terjadi bukan lah kehendak perusahan.

Terkait ekosistim apa yang di tuntut hipmater harus di kembalikan ke semula,Soerhermamsah,SH  agak susah menjawab nya di karenakan willayah seluas pelalawan ini bagai mana mungkin untuk mengembalikan hutan-hutan,sungai dan ekosistim nya.tegas K.B.O. SAT INTELKAM POLRES PELALAWAN.

Terkait tuntutan profosal seketariat oleh hipmater yang belum kunjung cair,pihak staf perusahan kembali menyampaikam agar adik-adik mahasiwa bersabar dan berjanji akan segera mencair kan nya, permohonan adik adik mahasiwa tersebut.sudah kita sampaikan ke pimpinan pusat di jakarta dan sesegera mungkin di realisasikan, tegas wahid.

Di sisi lain,manejer pt sss.Eben Ejer Linga melalui seluler nya.apa yg telah di sampaikan pihak polres pelalawan dan para staf nya memang itu ada nya,terkait karhutlah yang terjadi di perkebunan sawit nya, pak wartawan sendiri dan saya (manejer) telah sama -sama turun ke lokasi kebakaran untuk menyaksikan/meninjau secara langsung. [TN/Dian]

RedaksiTN