Otonomi

Anggota DPRD Pelalawan Nazzar Arnazh:PT SP tak LAIK di Panen dengan tenaga manusia.

Redaksi TN | Selasa, 28 Januari 2020 - 21:33:16 WIB | dibaca: 203 pembaca

Kebun Sawit PT Serikat Putra Tak Laik Di Panen Dengan Tenaga Manusia.terkesan di paksakan.


TopikNews com.(PELALAWAN) PT Serikat Putra adalah salah satu anak perusahan PT Salim Ivo Mas Pratama (SIM P) Group.

   Terkait ada nya insiden karyawan Pemanen buah sawit tertimpa alat kerja ( Egrek) yang berakibat kehilangan tangan kanan nya(putus) ini bisa membuat karyawan lain nya menjadi beban mental yang berkepanjangan.selasa (28-01-20)

   Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Nazzar Arnazh,S.IP (Ka. Fraksi PAN),angkat bicara,sadis,miris dan sangat menyayangkan pihak perusahan PT SP (Top Manegger) yang masih memananen kebun sawit,padahal kebun itu sudah tak "LAIK" untuk di panen karena dapat membahayakan keselamatan jiwa (Nyawa) para karywan pemanen sendiri.

   Kebun sawit di tanam sejak tahun 1987-1988,sampai tahun 2020 ini masih tetap di panen.

   Usia pohon sawit kini sudah 33 tahun,untuk ketingian pohon sudah mencapai 30 meter lebih.jadi sudah bisa kita bayangkan bahaya mengancam keselamatan jiwa bagi karywan pemanen.

   Untuk perkebunan kelapa sawit se usia itu di kabupaten Pelalawan sudah di refelanting semua nya dan seharus nya juga kebun sawit PT SP putra sudah di Refelanting (peremajaan) juga,namun entah alasan apa pihak perusahan belum juga melakukan hal tersebut.

   Berharap kepada dinas terkait,khusus dinas tenaga kerja juga lembaga yang menerbit kan sertifikasi RSPO dan ISPO untuk mengambil tindakan tegas terhadap PT SP.tegas Nazzar Arnazh.

   Salah seorang karyawan pemanen yang sudah 20 tahun bekerja sebagai pemanen yang tak mau di publikasikan nama nya.sebener nya kecelakaan kerja di PT SP sudah ajap kali sering terjadi namun tidak ter expos di media.

   Jujur pak wartwan,sebenar nya kami sudah takut memanen buah sawit yang ada,pohon nya sudah tingi sekali,untuk alat kerja seperti gagang egrek sudah ada yang empat kali sambung,satu gagang egrek 6 meter,buah di atas pohon aj terkadang sudah tak nampak.kalaw tak di panen buah nya jelas sangsi nya kita di pecat.ucap nya.

Manegger PT SP Devisi I LRE melalui jejaring sosial sampai saat ini belum dapat di komfirmasi (TN//Dian)