Hukrim

Ayah Biadab Setubuhi Anak Kandung Saat Semua Penghuni Lelap

Redaksi TN | Minggu, 27 Mei 2018 - 12:17:09 WIB | dibaca: 28 pembaca

TopikNews (SUMUT) - Parlin Daulay (28) ayah biadab tega memperkosa anak kandung sendiri diketahui berinsial ND. Parlin melakukan aksi bejadnya itu, di kamar korban saat seluruh penghuni rumah sedang terlelap tidur.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian itu terjadi di rumah yang mereka huni di Desa Padang Garugur Jae Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Sabtu dini hari, 26 Mei 2018, sekitar pukul 03.00 WIB.

Hal tersebut, diketahui oleh ibu kandung berinsial RL (31). Dengan kejadian itu, RL ditemani kerabat keluarganya dan Kepala Desa setempat membuat laporan ke pihak Kepolisian di Polsek Barteng. RL menceritaikan kepada petugas, menemukan pelaku di kamar korban pada saat kejadian.

RL melihat celana dalam anaknya yang berusia sembilan tahun itu turun ke bawah, sehingga menimbulkan kecurigaan RL. Kemudian, sang ibu melihat bercak darah di celana dalam ND. Pagi harinya, RL membawa korban bersama dua adiknya ke rumah kerabat keluarganya.

Selanjutnya, ND menceritakan apa yang dialaminya. Sontak membuat keluarga korban membuat laporan kepolisian. Menerima laporan tersebut, siang harinya, Polisi langsung meringkus Parlin di rumahnya.

"Kita juga mengamankan satu potong celana dalam warna hijau milik korban berlumuran darah, satu potong celana tidur warna krem milik korban berlumuran darah dan satu potong baju tidur milik korban warna putih garis-garis Hitam," ungkap Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan di Medan, Sabtu malam, 26 Mei 2018.

Tatan menjelaskan sudah membawa korban ke rumah sakit setempat untuk dilakukan visum guna melengkapi berkas perkara ancaman kekerasan melakukan persetubuhan terhadap anak oleh orangtuanya, bernama Parlin.

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak," ungkap Tatan. [TN/aL]

RedaksiTN