Otonomi

Ayat Cahyadi Buka Acara Basis Data Terpadu Tahun 2017

Redaksi TN | Selasa, 12 Desember 2017 - 11:06:14 WIB | dibaca: 95 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi, S.Si membuka acara sosialisasi dan edukasi pemuktahiran basis data terpadu ( BDT ) Kota Pekanbaru tahun 2017. Kegiatan bertempat di Hotel Alpha. Selasa(12/12/2017)

Hadir kegiatan kali ini Ayat Cahyadi, SSi Wakil Walikota Pekanbaru, kepala dinas sosial kota pekanbaru, para camat, lurah dan PKH yang diperkirakan jumlah peserta 200 orang.

Hj.Chairani,SSTP,MSi Kepala dinas sosial Kota Pekanbaru " Program keluarga harapan dapat terealisasi pada tahun 2018 melalui sosialiasasi dan edukasi basis data terpadu tahun 2017 yang saat kita adakan.

Dengan melibatkan para camat, lurah dengan tim pendamping untuk mendata secara valid dan akurat, sehingga dapat dipertanggung jawabkan dan tidak berbenturan seperti data pada tahun-tahun sebelumnya. Pungkas Chairani

Kami berharap para peserta  dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat dilaksanakan dengan baik dilapangan. Harap Chairani Kepada awak media.

Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi,S.Si." Pentingnya pendataan karena kita akan sangat berguna dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi pemuktahiran basis data terpadu (BDT) Kota Pekanbaru yang di taja oleh Dinas Sosial Kota Pekanbaru ini.

Adanya penurunan angka kemiskinan hal ini Berarti program Walikota pekanbaru telah berhasil mengurangi angka kemiskinan yang ada di Kota Pekanbaru.

hal ini perlu di verifikasi dan validasi agar keluhan-keluhan masyarakat dapat segera diatasi oleh para camat dan lurah-lurah itulah guna mempunyai data yang valid tadi.

Jangan ada lagi dilapangan kedepannya, istilah tidak tepat sasaran hal ini mesti jelas dan transparan.

maka valiadasi jadi penting,untuk mencari data yang valid,akurat tentu sesiai dengan kriteria dari pemerintah Kota Pekanbaru, jangan ada intervensi. Ujar Ayat Cahyadi

Program pemerintah pusat, pemprov hingga Pemko, kalau ini datanya tepat sasaran dan akurat, yang senang masyarakat juga karena masyarakat madani berlandaskan iman dan taqwa, adil, mandiri dan sejahtera. Itulah semboyan kita.

Kata kunci adalah dengan data, kedepan disinergikan dengan Pemko, melalui SKPD lain juga dapat dilakukan mungkin bantuan berupa permodalan, kita sudah ada namanya UEKSP yang ada di kelurahan.

adalagi program PNBRW pendampingnya ada di kecamatan, kegiatan ada di Bappeda pelaksananya ada di kecamatan dan dikelurahan.

Bagi semua program diatas selalu sinergi dengan pemko, kata kuncinya tetap satu yakni validasi data yang benar dan akurat. Tutup H.Ayat Cahyadi,SSi. Kepada awak media.

 
RedaksiTN