Otonomi

Bappeda Riau Menggelar Forum Konsultasi Publik Yang Dibuka Langsung Gubernur Riau

Redaksi TN | Rabu, 07 Februari 2018 - 16:46:41 WIB | dibaca: 102 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - BAPPEDA (Badan Perencanaaan Pembangunan Daerah) Provinsi Riau pada hari Rabu (07/02/2018) menggelar Forum Konsultasi Publik di Hotel Aryaduta jalan Diponegoro. forum tersebut membahas evaluasi capaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Riau tahun 2019.

Forum Konsultasi Publik tahun 2018 yang di buka oleh Gubernur riau Arsyadjuliandi Rachman, dihadiri sekretaris  daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Kepala Bappeda  Riau,  Rahmad Rahim, Anggota DPRD Riau, forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh Masyarakat Riau dan seluruh pejabat tinggi pratama di lingkungan  pemerintah  Provinsi Riau, seluruh stakeholder dan  termasuk Satker, Ormas, dan Akademisi.

Forum Konsultasi publik yang dilaksanakan merupakan untuk menghimpun aspirasi dari tokoh masyarakat, akademisi dan seluruh masyarakat untuk disampaikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang insyaallah akan digelar dalam waktu dekat.
  
Saat memberikan kata sambutan, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menjelaskan beberapa  hal terkait kinerja pembangunan, ekonomi makro, arah kebijakan pembangunan Riau di tahun mendatang, termasuk prioritas yang akan dilakukan, serta pencapaian kinerja pembangunan Provinsi Riau serta Evaluasi  capaian target RPJMD Provinsi Riau.

"Pergerakan perekonomian daerah dan pertumbuhan jumlah penduduk Riau di tahun 2017 dengan total sekitar 6,6 juta jiwa lebih. Jumlah pria 51% lebih dan wanita 48% lebih,"katanya.

Gubernur juga mengatakan, Pemerintah  Provinsi Riau  terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur,  kesehatan,  pendidikan, pembangunan masyarakat, pertanian, pendidikan, pariwisata dan lainnya. Alhamdulillah  untuk infrastruktur  jalan jembatan kita telah bangun untuk mempermudah akses masyarakat.

Tahun 2016 terkait IPM ( indeks  Pembangunan Manusia) yang baru terkonfirmasi sekitar 71% lebih, jadi dengan kondisi indikator makro itu untuk mencapai target RPJMD kita perlu fokus mengejar ketertinggalan dengan daerah daerah lain.  [TN/mL]

RedaksiTN