Politik

Bos Hanura: Kader Harus Dukung Khofifah-Emil, Jangan Sok Pura-pura

Redaksi TN | Minggu, 03 Desember 2017 - 20:39:21 WIB | dibaca: 45 pembaca

TopikNews (SURABAYA) - Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang mengajak para kadernya secara serius untuk memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018. Dalam dukungan itu, kata pria yang sering disapa OSO ini kadernya jangan sok pura-pura mendukung namun, kenyataan tidak mendukung sepenuh hati lalu menggembosinya.

“Itu bukan ciri khas partai Hanura.Jangan pura-pura mendukung tapi menggembosi. Bagi kami itu, sebagai dosa besar dan jangan ada dusta diantara kita,” tegas Osa dalam acara penyerahan surat rekomendasi Pilgub Jatim kepada Khofifah-Emil di Hotel Whyndam Surabaya, Minggu (3/12/2017)

Lebih lanjut OSO mengatakan, pihaknya sangat menjunjung tinggi dalam berpolitik. Partai Hanura memiliki komitmen kebangsaan didahulukan daripada kepentingan sesaat.

"Ada partai, terima uang tapi menggembosi. Itu akhlaknya jelek. Saya tidak mau partai kita seperti itu," tegas OSO.

Terkait keputusan partainya mendukung  pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018?. Secara tegas OSO mengatakan, keputusan Hanura mendukung Khofifah-Emil melalui proses politik yang cukup rumit dan memiliki dua tujuan yakni, pertama, Khofifah sosok pemimpin pekerja dan cerdas. Kedua, Menteri Sosial itu adalah sosok yang mewakili seorang ibu.

Sementara Khofifah menjelaskan, dukungan partai Hanura terhadap dirinya dalam pilgub Jatim 2018 merupakan sejarah baru  dan memajukan provinsi jatim untuk lebih maju dalam berbagai sektor. Ia melihat ada politik tegak lurus dalam internal Hanura dalam konteks kebangsaan.

“Semula partai Hanura mempertimbangkan Ketua Hanura Jatim, Kelana Apriliyanto, agar maju sebagai bakal Cagub Jatim. Tetapi merelakan kesempatan itu demi perjuangan bersama membangun Jatim,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, sikap pimpinan dan kader Hanura itu melampaui dari sekadar politikus, yakni sikap seorang negarawan. Karena itu, Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu yakin Hanura akan allout memenangkan dirinya di Pilgub Jatim nanti.

"Ada perbedaan substantif antara politikus dengan negarawan," pungkasnya.

RedaksiTN