Otonomi

DLHK Kota Pekanbaru Melaksankan Bimtek Pengelolaan Persampahan

Redaksi TN | Kamis, 03 Mei 2018 - 10:32:30 WIB | dibaca: 85 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Assisten III pemerintah kota Pekanbaru Baharuddin membuka kegiatan Bimbingan teknis pengelolaan persampahan yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kota Pekanbaru Rabu (02/05/2018) pagi di hotel pangeran jalan sudirman


Masalah sampa tentunya menjadi peran yang khusus, baik itu pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota, kata Baharuddin kepada TopikNews.com usai membuka bimtek pengelolaan persampahan.


Lanjutnya, peserta ini dapat mengikuti dengan sebaik baiknya, dan nantinya juga dapat menyampaikan kepada masyarakat betapa pentingnya agar tidak membuang sampah sembarangan demi kesehatan bersama, mari kita ajak masyarakat bagaimana cara mengelola sampah tersebut dengan baik, tutupnya.


Bimtek pengelolaan persampahan di hadiri camat se kota Pekanbaru, kepala dinas, dan kepala badan di lingkungan pemerintah kota Pekanbaru.


Sekertaris DLHK kota Pekanbaru Elmawati mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 2-3 Mei. Pesertanya ada dari ASN dan masyarakat, tujuan bimtek ini bagaimana pengelolaan sampa sesuai peraturan tersebut, mengelola sampa dari sumbernya.


Targetnya ditahun 2025 itu sampa sudah direduksi dari sumbernya itu 25 persen, artinya 100 persen timbulan sampa 25 persen sudah direduksi dari rumah. Dan pemerintah Pekanbaru saat ini telah mempunyai perda yang menetapkan tentang jakstrada kebijaksanaan strategi daerah mengenai pelaksanaan sampa yaitu di tahun 2020 kita sudah mereduksi 20 persen, itu kan baru peraturan, na Itulah saat ini belum kita laksanakan semua lapisan dan bukan hanya masyarakat saja ASN kan masyarakat juga


Dari itu kita melakukan Bimtek ini dihadiri dari ASN dan Masyarakat, disinilah kita agar berpegangan tangan bersama sama bekerja bersama biar pengelolaan sampa kita lakukan secara masif ke masyarakat dan Nantinya Setelah bimtek ini peserta dapat mengaplikasikan di tengah masyarakat, jelasnya. [TN/mL]

RedaksiTN