Ekbis

Gubernur Riau Menyerahkan Penghargaan Adikriya dan Penyerahan Legalitas Industri Bagi IKM Tahun 2019

Redaksi TN | Senin, 02 Desember 2019 - 23:41:08 WIB | dibaca: 16 pembaca

TopikNews.com, (Pekanbaru) - Pemprov Riau melalui Dinas Perindustrian Provinsi Riau melaksanakan pemberian penghargaan Adikriya dan penyerahan Legalitas Industri Bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Pameran Produk IKM tahun 2019 yang langsung diserahkan oleh Gubernur Riau Drs. H Syamsuar, M.Si, di Aula UPT Industri Pangan, Olahan dan Kemasan Dinas Perindustrian Provinsi Riau, Jalan Hangtuah Kulim Kota Pekanbaru, Senin (02/12/2019).

Pemenang penghargaan Adikriya bagi industri kecil dan menengah Se Provinsi Riau Tahun 2019, Kategori Sandang;
- Pemenang pertama: Tenun Putri Mas, pemilik Devi Susanti, jenis usaha Tenun Songket, Kabupaten Bengkalis
- Pemenang Kedua: Tenun Annisa, pemilik Zurna Susni Peni, jenis usaha Tenun, Kabupaten Siak.
- Pemenang Ketiga: Batik Nuja Annafi, pemilik Suriati, jenis usaha Batik, Kabupaten Indragiri Hilir.
- Pemenang Harapan Satu: Batik Omah Gedeg, pemilik Heru Saputra, jenis usaha Batik, Kabupaten Indragiri Hulu.
- Pemenang Harapan Dua: Batik Nagori, pemilik Elpira Rosana, jenis usaha Batik, Kabupaten Kuatan Singingi.
- Pemenang Harapan Ketiga: Rumah Kebaya, pemilik Surti, jenis usaha Batik dan Tenun.

Pemenang penghargaan Adikriya bagi industri kecil dan menengah Se Provinsi Riau Tahun 2019, Kategori Pangan;
- Pemenang pertama: PT. Rotte Ragam Rasa, pemilik Syafrizal Abdul Rasyid, jenis usaha Makanan/Roti, Kota Pekanbaru.
- Pemenang kedua: UD Putra Mandiri, pemilik usaha Iskandar, jenis usaha Aneka Dodol, Kabupaten Siak.
- Pemenang ketiga: Kue Kak Ira, pemilik Sahira, jenis usaha Kue Bolu, Kabupaten Kampar.
- Pemenang Harapan satu: Roqi Naura, pemilik Nur Azmi, jenis usaha Pangan/Terasi, Kabupaten Rokan Hilir.
- Pemenang Harapan kedua: Kue Bawang Eci, pemilik Karmila Wati, jenis usaha Aneka Kripik Bawang, Kabupaten Indragiri Hulu.
- Pemenang Harapan ketiga: Bolu Tipoek, pemilik Tipuk Sri Amirah, jenis usaha Kue Bolu, Kabupaten Kampar.

Disela - sela acara penyerahan penghargaan Adikriya ini, dilansir dari media tribunterkini Gubri Syamsuar menyampaikan, bahwa penghargaan ini di berikan kepada usaha - usaha kecil/usaha - usaha mikro yang ada di Provinsi Riau dari berbagai Kabupaten/Kota dan sekaligus menambah semangat kepada para usaha - usaha mikro kita ini, agar mereka bertumbuh kembang dan sekaligus kita harapkan dapat memasarkan bukan hanya di Indonesia, tapi juga harapkan agar bisa memasarkan ke Internasional dan ini juga saya sampaikan bahwa kedepannya memang inilah jadi prioritas pembangunan kami untuk menghadapi situasi ekonomi global yang sekarang belum begitu baik.

Syamsuar menuturkan soal promosi IKM ini sudah melakukan kerjasama dengan Syahrina Jaya di Jakarta, nanti kita coba pasarkan di Jakarta, tutupnya.

Kemudian Topiknews.com mewawancari Kadis Perindustrian Provinsi Riau Drs. Asrizal, M.Pd "Penyerahan penghargaan Adikriya ini, pada intinya mendorong, pertama adalah suatu bentuk apresiasi bagi IKM ini atas prestasi mereka mulai dari segi mengola bahan baku proses dan pemasaran", kata Asrizal. kita apresiasi dimana ada sebanyak tiga kategori: Ada Sandang, Ada Pangan, Ada Kerajinan. Ini kita nilai satu persatu seluruh Provinsi Riau yang berjumlah sekitar 60 IKM, ungkapnya.

Selanjutnya Asrizal menuturkan, kita juga melakukan pembinaan dan makan dibidang aspek legalitasnya, ada PRT yang kita bina mereka, dan langkah berikutnya bagi mereka yang sudah mapan ini, kita aspek pemasarannya, jadi pemasaran ini kita lakukan salah satu pemasaran yang ada di Pekanbaru, di mana pemasarannya dalam arti mereka menggunakan outlet - outlet yang ada di Pekanbaru, contohnya insira, ada 14 outlet yang ada di Pekanbaru kita pasang.

Yang kedua kita akan memasarkan melalui I Market, contohnya berkerjasama dengan Bukalapak, Shope-shope, Tokopedia, kemarin ada yang Pak Gubri menyampaikan, kita akan melakukan penjejakan untuk kerjasama dengan PT Syahrina di Jakarta, untuk memasarkan produk-produk IKM ini.

Harapan Kadis Perindustrian Provinsi Riau Asrizal, kalau semakin banyak IKM yang mandiri, punya daya saing, otomatis berangkat ekonomi, maka kita punya aspek alternatif yang baru pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau melalui sektor IKM dan UKM ini yang kita kolaborasikan dengan pariwisata, tutupnya. (st.tnc)