Otonomi

H Nurzafri SE: Besok Rakerda REI Akan Dihadiri Oleh Gubernur Riau

Redaksi TN | Senin, 23 September 2019 - 17:00:46 WIB | dibaca: 242 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Besok DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Riau akan menggelar rapat kerja daerah (Rakerda), yang dilaksanakan di Hotel Pangeran jalan sudirman kota pekanbaru. Acara nantinya akan dihadiri oleh Gubernur Riau H Syamsuar.


Ketua DPD REI Provinsi Riau H Nurzafri SE saat dijumpai TopikNews.com Senin (23/09/2019) siang di DPRD mengatakan,"Ya kita besok akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), yang mana Rapat ini merupakan keharusan yang diamanahkan oleh AD/ART REI, minimal satu kali dalam masa kepengurusan, katanya.


Rakerda nantinya akan dihadiri Ketua DPP REI bersama rombongan, dan Perwakilan DPD REI se-Indonesia, organisasi perumahan, serta mitra kerja REI, seperti Perbankan, BPN, PLN dan lainnya. Dan Gubernur Riau H Syamsuar juga akan hadir, "Tadi saya sempat berkomunikasi dengan pak gubernur melalui telpon", jelas syafri.


Dalam rakerda ini akan membahas dan mengevaluasi kerja setahun yang lalu dan rencana kerja untuk 1 tahun kedepan. Kenapa kita melaksanakan rakerda di periode ke 2, karena Ditahun pertama kita mengevaluasi, di tahun ketiga kita perencanaan pembangunan diriau berjalan dengan baik. Paling penting sekarang adalah bagaimana hari itu menjadi garda terdepan dalam hal pembangunan perumahan rakyat.


Masih katanya, Kami melihat banyak Masalah-masalah yang dihadapi oleh anggota REI, dalam hal ini sekarang, bukan malah berkurang kuota, tapi mala habisnya kuota sebelum masa waktunya, yang seharusnya kuota yang dimohonkan oleh DPP REI kepada pihak pemerintah tentang rumah subsidi lebih kurang 250.000 tapi yang disetujui oleh pemerintah 150.000, sehingga sebelum Desember 2019 kuota itu sudah habis, sehingga kawan-kawan merasa kesulitan dalam hal menghakatkan rumah karena supsidinya sudah habis


Dan juga permasalahan HPK, lahan kawan kawan yang suda punya sertifikat dan legalitas baik itu yang punya perizinan tapi masuk dalam HPK, itu menjadi kendala terhadap teman-teman dalam hal pembangunan perumahan yang sampai saat ini belum ada solusinya, jadi banyak hal, ucapnya.


sehingga kami selaku pengembang atau kawan-kawan selaku pengembang bisa menyampaikan kesulitan kesulitan kelukesa dalam kondisi saat ini, sehingga kami berharap pemerintah daerah Pemerintah Kota membuka diri terhadap permasalahan yang kita hadapi.


kita juga mengharapkan kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten kota yang kita undang dapat berkenan hadir, karena kami adalah bagian dari pada masyarakat yang membangun membantu untuk pemerintahan kota maupun pemerintahan provinsi dalam membangun perumahan MBR untuk masyarakat pengasilan rendah.


Kita menjadwalkan kegiatan ini satu hari, ya kita usahakan tepat waktu yang akan dimulai pagi, karena nantinya kita akan bersama sama melaksanakan upacara dalam rangka hari agraria di kantor BPN, tutup Zafri. [TN/mL]

RedaksiTN