Otonomi

Hadapi Musim Pancaroba, Zarman Tinjau Gudang Logistik BPBD Pekanbaru

Redaksi TN | Jumat, 10 Januari 2020 - 09:48:59 WIB | dibaca: 134 pembaca

TopikNews.com, (PEKANBARU) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Zarman Chandra SSTP MSi didampingi Sekretaris dan Kepala Bidang di BPBD, melakukan peninjauan ke gudang logistik penanggulangan bencana yang berlokasi di Jalan Budi Luhur, dekat kantor Camat Tenayan Raya, Kamis (9/1/2020).

Kepala BPBD Zarman Chandra mengatakan, kunjungan ini dilakukan dalam rangka untuk mengantisipasi serta mengetahui sejauh mana kesiapan penanggulangan bencana di Kota Pekanbaru yang dilihat dari kesediaan logistik yang ada saat ini.

"Saat ini kita memasuki musim pancaroba yang cuacanya sangat ekstrim, kadang-kadang cuacanya panas dan tiba-tiba hujan ataupun sebaliknya. Kemudian kita juga melihat bagaimana persiapan kesediaan logistik kita di gudang, dan juga kesiapan Sumber Daya Manusianya," ujar Zarman Chandra.

Zarman juga mengatakan bahwa dirinya akan meminta kepada seluruh kepala bidang khususnya teknis terkait di BPBD, untuk merencanakan membuat program tentang kebutuhan kesedian logistik yang nantinya dipandang sangat prioritas. 

"Sehingga nantinya dalam melaksanakan tugas di lapangan tidak ada terkendala terhadap perlengkapan logistik tersebut. Tinggal bagaimana lagi koordinasi kita kedepan dengan dinas atau instansi terkait saja lagi yang harus dibangun," harap Zarman.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pekanbaru, Iwan Simatupang, memastikan bahwa pihaknya sudah sangat siap untuk meningkatkan kesiapan maupun kesiagaan dalam penanggulangan bencana di Kota Pekanbaru.

"Kalau untuk penanganan banjir, kita sudah ada 4 perahu polyethylene lengkap dengan mesinnya. Kita juga ada perahu karet, tenda pengungsian yang besar 4 unit, tenda keluarga sebanyak 6 unit, dan beberapa tenda-tenda komando," ujar Iwan.

Selain itu, untuk penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), BPBD lanjut Iwan juga sudah menyiapkan beberapa peralatan logistik walaupun dipandang belum cukup dan kurang memadai untuk dimaksimalkan.

"Kalau untuk Karhutla, kita ada mesin pompa shibaura yang kapasitasnya besar sebanyak 2 unit yang kecepatannya diatas 500 liter perdetik. Mesin mini striker kita juga punya yang bisa dijinjing-jinjing kalau dipakai. Dan kita juga ada 1 unit Mobil Pemadaman Kebakaran (MPK) yang siap standbye," sebut Iwan.

Walaupun terbatas, sarana dan prasarana ini kata Iwan akan dimaksimalkan oleh pihaknya sebaiknya mungkin. Terkait peningkatan Sumber Daya Manusianya dalam penanggulangan bencana, BPBD juga rutin menggelar aktivitas mandiri yang mana ini dimaksudkan untuk memberikan peningkatan fisik, sehingga SDM di BPBD sesuai dengan motto dapat menjadi SDM yang Tanggap, Tangkas dan Tangguh (3T). [TN/aL]

RedaksiTN