Otonomi

Hargailah Jurnalis Kalau Kita Ingin Maju Dan Sejahtera

Redaksi TN | Senin, 05 Maret 2018 - 12:09:48 WIB | dibaca: 98 pembaca

Jurnalis Muda Profesional Topic News Com Said Kamal S. Sos yang sering disapa Dewa Jarlub

TopikNews (PADANG LAWAS) - Kalau kita bicara Kuli Tinta atau lebih bonafitnya adalah Jurnalist, terasa bulu kuduk merinding. Kenapa... Memang dari bahasa Sinonimnya aja sudah sepele kita mendengar Kuli Tinta. Tapi ketika Kuli Tinta atau Jurnalis tersebut memberikan Pandangan kedepan melalui Tintanya, maka belahan dunia tersebut akan menjadi sangatlah Berharga,Berkah dan Bermanfaat. 

Karena Jurnalis itu kalau kita menghargainya secara Hati Nurani, sangat berarti dan bermanfaat bagi seluruh Kemaslahatan Umat Jagat Raya ini.Hal tersebut diungkapkan. salah satu Jurnalis Padang Lawas Said Kamal S. Sos yang sering di sapa DewaJarlub. Lanjut Dewa Perlu kita ketahui ternyata Jurnalis Dunia itu adalah Rasulullah SAW. Kenapa.. Karena tanpa catatan Rasulullah SAW untuk umatnya yang dimuat kedalam Al-Quran, maka dunia ini penuh kegelapan,kesunyian Hati dan Kehampaan Iman. Kenapa.. Karena Al-Quran itu merupakan Petunjuk manusia dari jalan yang penuh Kegelapan, Kesunyian Hati,dan Kehampaan Iman menjadi Terang Benderang,Kesucian Hati dan Kemurnian Iman.

Dewa sangatlah mengapresiasi dan Bersyukur jika Jurnalis tersebut di hargai dan di Hormati oleh seluruh Khalifah atau Pemimpin diseluruh Belahan Dunia, baik itu secara Fisik maupun Mental. Tanpa seorang Jurnalis yang Handal dan Profesional di muka bumi belahan seluruh Negara dunia, dimuka bumi Indonesia bahkan di Muka bumi Padang Lawas, tidaklah menjadi kuat dan manfaat bagi kita Seluruh Umat. 

Dari tinta seorang Jurnalis yang kemudian di bentuk sekaligus di Olah sedemikian rupa kedalam Koran, itu memberikan satu Keberkahan yang sangat "Ruuarrr Biasaa" dalam Hal Pembangunan. Tapi itu tidak dilakukan dan di Sadari oleh para Khalifah atau Pemimpin tersebut di seluruh belahan Negara Dunia.Ingatlah Kepemimpinan berkelas Dunia seperti Barack Obama dan Pemimpin Fenomenal Indonesia Joko Widodo. Dari Kepedulian dan Cinta Kasih Sayangnya terhadap para Kuli Tinta atau Jurnalis, maka lihatlah Pembangunan Negara Amerika sangatlah bagus ( masa Barrack Obama red-)  dan lihatlah Negara Indonesia sudah mulai nampak dan jelas mengarah dalam kondisi yang baik, dan mudah-mudahan diakhir Kepemimpinannya sangatlah harum dan mulus. ( Insya Allah).Ingat... Allah saja tidak akan pernah memberkahi satu Negara bahkan satu Kabupaten tersebut jika Jurnalis tidaklah di hargai bahkan sekaligus di Hormati. Dan itu sudah menjadi kenyataan di Negara Indonesia tepatnya di Provinsi Sumatera Utara, banyak Pemimpin diProvinsi Sumatera Utara yang tidak Menghargai Jurnalisnya apalagi Torehan Tintanya,cobalah lihat apa yang terjadi, wilayah tersebut tidak Maju dan Sejahtera. Bahkan diujung karirenya berakhir dengan kurang enak dipandang mata. 

Lanjut Dewa untuk kepada seluruh Pemimpin untuk sangatlah menghargai Torehan Kuli Tinta para seluruh Jurnalis tersebut, berilah mereka kesejateraan yang sepadan sesuai SOPP ( Standart Ongkos Operasional Pewarta). Jurnalis itu adalah Pewarta yang memberikan Manfaat bagi seluruh Kemaslahatan Umat, dan bukan seorang Jurnalis itu akan Membawa Malapetaka yang ingin menjerumuskan para Pemimpin tersebut. Seorang Jurnalis tidak menginginkan akan menuju "Kekayaan", tapi para Jurnalis itu untuk dapat dihargai "Kekaryaannya" demi kelangsungan hidup dan kehidupan para Jurnalis tersebut. Ingat... Jangalah sampai kering keringat para Jurnalis tersebut (hasil karya tidak dihargai). Maka akan hancurlah Negara,Provinsi bahkan Kabupaten tersebut, dan karierpun akan jatuh sangat tragis. Islam saja menyuruh kepada umatnya untuk diberikan Haknya yang sudah di perbuatnya. Apakah kita sadar kalau kita Agama Islam, kalau kita sadar bahwa Agama kita Islam, maka hargailah kerja para Jurnalis bahkan sama orang yang sudah membantu kita dalam hal pekerjaan. Karena Istri dan anak-anaknya sudah pasti menunggu dalam Rezeki yang "Halal dan Berkah".Ingat.. Jika ada manusia di Muka Bumi tidaklah pernah menghargai hasil keringat manusia itu sendiri, maka akan membawa Malapetaka bagi mereka yang sombong akan keberkahan yang sudah Allah berikan kepadanya. Dan suatu saat akan timbul Penyakit dalam Hidup dan Kehidupannya kepada Keluarganya. (Nauzubillah Minzaliik). 

Marilah kita semua Manusia di Muka Bumi melakukan yang terbaik untuk Bangsa dan Negara Indonesia, khususnya di Kabupaten Padang Lawas. Sehingga akan terjadi yang namanya " Simbiosys Mutualys" ( saling Membutuhkan dan Menguntungkan),serta akan memberikan Keberkahan dan Kemulian bagi seluruh Umat.Amin. [TN/DewaJarlub S.Sos]

RedaksiTN