Otonomi

Indra Pomi Nahkodai Pengurus DPW JBMI

Redaksi TN | Sabtu, 31 Agustus 2019 - 16:03:47 WIB | dibaca: 41 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Provinsi Riau periode 2019-2024 sabtu (31/08/2019) pagi resmi dikukukan oleh ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI), H.Albiner Sitompul. Pengukuhan yang bertempatkan di balai serindit gedung daerah jalan diponogoro dihadiri Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Walikota Pekanbaru H Firdaus ST.MT., tokoh adat tokoh agama dan seluru pengurus serta para undangan.

Gubernur Riau H Syamsuar mengucapkan" Selamat atas terbentuknya kepengurusan JBMI Provinsi Riau yang diketuai oleh Indra Pomi Nasution", katanya dalam pidatonya, dengan hadirnya JBMI di provinsi riau saya mengharapkan sebagai ormas dapat saling bekerja sama dengan ormas ormas lainnya yang ada di riau untuk bersama sama memajukan dan membangun provinsi riau yang sama sama kita banggakan, ucapnya.

 

"Jam'iyah ini nantinya dapat menjadi manusia yang unggul yang siap menjadi pemimpin dilepel manapun dia berada", artinya perkumpulan ini sangat mulia, jadi harapan kita ini sejalan dengan cita cita kita membangun bangsa dan negara ini untuk menjadikan rakyat adil makmur dan sentosa, dari itu maka kita harus menciptakan manusia manusia yang unggul, kata walikota Firdaus ST.MT yang juga sebagai ketua dewan cindikia JBMI.

Peluang untuk indonesia menjadi negara maju dan sejatrah itu akan dapat direbut bila mana kita mampu mempersiapkan manusia manusia indonesia sumber daya manusia indonesia yang unggul yang beradaban yang maju dan berkualitas, maka oleh sebab itu daya saing yang tinggi akan terbentuk bila kita mampu menjadi itu. Sekali lagi karena Allah ta,alah karena ridoh Allah ta,alah apa yang kita cita citakan dapat terwujud, ucap firdaus.

Ketua umum DPP JBMI, H.Albiner Sitompul juga mengucapan trimakasih kepada gubernur riau, walikota pekanbaru yang telah mempasilitasi, memimbing dan membina dalam pelaksanaan kegiatan pelantikan JBMI Provinsi Riau, kata Albiner. harapan saya kedepan sumber daya manusia JBMI yang sangat toleran, yang sangat pancasila, yang sangat kreatif, inovatif, dan adavtif, dan dia bisa menjadi pendukung program program apa yang akan dilaksanakan oleh gubernur, bupati dan walikota.

Jaga persatuan dan kesatuan di wilayah provinsi riau, sesuai himne JBMI. Bawa gesekan gesekan jangan diperbesar, taati dan hayati himne JBMI, perbedaan, kebersamaan persaudaraan itu anyah milik Allah, keluarga JBMI dibangun kekuatannya menjadi pemimpin dengan berdasarkan Al-Qur'an dan hadis sahih serta "Dalihan Na Tolu", kata Albiner.

  

JBMI Adalah sebua organisasi kemasyarakat yang bersifat sosial dengan berpegang kepada Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW, kata Indra Pomi Nasution yang baru saja dilantik sebagai Ketua JBMI Provinsi Riau periode 2019-2024. lanjutnya, JBMI juga berfuksi untuk menjunjung tinggi ajaran agama islam, dengan berpedoman kepada Al-Qur'an dan hadist sahih serta "Dalihan Na Tolu" yang berdasarkan pancasila dan undang undang dasar 1945.

"Alhamdulillah pelantikan pengurus DPW JBMI Provinsi Riau telah dilaksanakan", ucap Pomi, tentunya dengan telah dilantiknya pengurus JBMI, untuk program jangka pendek, kita akan melakukan koordinasi dan rapat internal. Dari itu kita harapkan untuk kabupaten kota secepatnya suda disiapkan struktur organisasinya, agar dalam waktu dekat kita akan menggelar rakerda, yang mana nantinya rakerda ini setiap akhir tahun akan dilakukan evaluasi terkait kenerja kerja nya.

Banyak program kegiatan JBMI nantinya yang akan dilakukan, seperti kegiatan keagamaan, kekeluargaan, pendidikan, dan sampai cinta Al-Qur'an. JBMI provinsi riau akan siap dan akan selalu Sejalan dengan program program pemerintah diprovinsi riau sesuai dengan visi dan misi provinsi riau dan mendukung mewujudkan masyarakat madani khusunya di kota pekanbaru.

"pelantikan ini juga dihadiri oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Jambi dan DPW Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Sumut", jelas pomi.  [TN/mL]

RedaksiTN