Nasional

Ini Alasan Polisi Sterilkan Kawasan Istana Saat Aksi May Day

Redaksi TN | Senin, 01 Mei 2017 - 13:22:43 WIB | dibaca: 228 pembaca

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

 

TopikNews.com (JAKARTA) - Polda Metro Jaya melarang aksi demonstrasi buruh, dalam rangka memperingati May Day, dilakukan di depan Istana Negara. Alasannya, polisi mencegah adanya 'penumpang gelap' di aksi buruh ini. 

"Kami kan tentunya ada pengamatan. Perkiraan intelijennya berbeda. Kalau ada yang numpangi gimana?" kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, kepada detikcom, Senin (1/5/2017).

"Dari intelijen infonya itu (indikasi buruk,red)," sambung dia.

 

Polisi memang menempatkan barikade dan kawat berduri di Jalan Medan Merdeka Barat yang menuju ke Istana. Akibat tidak bisa ke Istana, massa buruh kemudian memusatkan aksi di sekitar Patung Kuda. 

Argo menerangkan kebijakan tersebut juga sama dengan Aksi Damai Bela Islam. Saat itu, polisi juga mengarahkan warga agar tidak menggelar aksi di depan Istana Negara. Jika kali ini polisi memberi izin massa buruh ke depan istana, maka hal tersebut akan menimbulkan ketidakadilan bagi massa Aksi Damai Bela Islam.

"Karena selama ini semua kegiatan yang ada di Polda Metro Jaya, yang mengarah ke istana, sudah kita arahkan ke Patung Kuda semua. Nanti kalau kami lepaskan massa (buruh, red) sampai Istana, diprotes sama rekan-rekan kelompok Muslim bagaimana?" terang Argo. 

RedaksiTN