Otonomi

Intimidasi Ibu Wartawan Terkait Pemberitaan, LSM API Paluta Minta Jabatan Kepala SDN 101340 di Evaluasi

Redaksi TN | Minggu, 02 Agustus 2020 - 15:24:46 WIB | dibaca: 100 pembaca

Topiknews Paluta - Ketua LSM Presidium API Padang Lawas Utara (Paluta) minta Kepala Dinas Pendidikan Paluta memanggil dan mengevaluasi kinerja pejabat Kepala SDN 101340 Batang Baruhar Julu,Kecamatan Padang Bolak.

Pernyataan itu di sampaikan ketua LSM Presidium API Paluta Faisal Bangun Pakpahan kepada wartawan Minggu (2/8/2020) terkait indikasi arogansi oknum Kepala SD 101340 terhadap keluarga wartawan salah satu media online.

"Jika itu benar,Saya sangat menyayangkan prilaku dugaan arogansi Kepala Sekolah ini,terkait itu saya meminta Kepala Dinas Pendidikan Paluta agar segera memanggil dan memintak keterangan oknum pejabat Kepala SDN 101340 "Ungkap Faisal.

Selain itu,Faisal juga mengatakan,tidak ada hak kepala sekolah itu melakuan intervensi terhadap keluarga sosial kontrol apalagi terhadap ibu  wartawan dengan indikasi motif yang melatar belakangi masalah pemberitaan wartawan yang mengkritik kinerja Kepala SDN 101340.

"Saya sebagai sosial control ikut tersinggung mendapat informasi itu,Kenapa masalah kinerja sosial control di sangkut pautkan dengan ibu kami yang tidak tahu menahu persoalan kinerja kami dilapangan?Itu menunjukan indikasi prilaku bar-bar dan anti kritik oknum kepala sekolah ini.Sudah selayaknya Kepala Dinas Pendidikan Paluta untuk mengevaluasi kinerja bawahannya itu"ungkap Faisal.

Terkait itu,Faisal juga mengatakan akan secepatnya menemui dan mengkonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paluta untuk menguak fakta informasi yang diterimanya tersebut.

"Saya akan segera meminta keterangan dan atensi dari instansi terkait,Apalagi informasinya saya dapat bahwa peristiwa dugaan intimidasi yang dilakukan oknum kepala sekolah SDN 101340 kepada ibu wartawan salah satu media online  terjadi di depan para pegawai KUA Padang Bolak di Kantor KUA Padang Bolak,Ini menyangkut marwah para pelaku sosial control"tutup Faisal.

Terpisah,Wartawan salah satu media online korban dugaan  intimidasi yang dilakukan oknum kepala sekolah SDN 101340 saat di konfirmasi mengaku, Mendapat pengakuan dari ibunya bahwa telah terjadi dugaan intimidasi tersebut beberapa hari yang lalu.

"Saya pun baru tahu peristiwa itu stelah ibu saya bercerita semalam,saya masih mencari saksi saksi  pegawai KUA Padang bolak yang melihat kejadian itu,baru selanjutnya saya buat LP ke Polres Tapsel dengan indikasi dugaan mengangkangi Undang undang nomor 40 tahun 1999 pasal 4  tentang kebebasan pers"ungkapnya

Hingga berita ini diturunkan kemeja redaksi pihak kepala sekolah belum dapat dikonfirmasi.

(TN/As