Otonomi

Jika Sudah Operasional, Bustami Juga berharap DIC Jadi Sumber PAD Seperti MAIC Rohul

Redaksi TN | Jumat, 06 April 2018 - 15:41:53 WIB | dibaca: 117 pembaca

TopikNews (ROHUL) - Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Negeri Junjungan, mulai tahun 2018-2021 Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan melaksanakan tujuh proyek tahun jamak alias multiyears (MY) pada tujuh kegiatan senilai Rp1.860.458.445.736 alias Rp1,86 Triliun.

Salah satunya dari tujuh proyek MY dimaksud adalah pembangun Duri Islamic Centre (DIC). Alokasi anggaran untuk DIC yang bakal dibangun di atas lahan sekitar 30 hektar itu sebesar Rp303,188 miliar.

Agar pembangunan DIC berjalan sesuai rencana serta keberadaannya nanti berdaya dan berhasil guna, Jum’at, 6 April 2018, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis H Bustami HY didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Jum’at pagi, 6 April 2018, melakukan kunjungan musibah ke Masjid Agung Islamic Center (MAIC), Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
 
  

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan tersebut disambut langsung Sekda Rohul Damri Harun dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten berjuluk 'Negeri Seribu Suluk'.

Bustami dan rombongan diterima Damri Harun di ruang VIP Islamic Centre di Jalan Tuanku Tambusai Km 4, Pematang Berangan, Kecamatan Rambah.

“Kunjungan muhibah dimaksud dilakukan sebagai salah satu bagian untuk lebih mematangkan persiapan pembangunan DIC. Misalnya, bagaimana proses atau tahapan pembangunannya. Termasuk pula cara operasionalnya sehingga tidak menyalahi regulasi seandainya pembiayaannya bersumber dari APBD,” jelas Bustami.

Beberapa hal yang menarik Bustami usai diajak mengunjungi sejumlah fasilitas yang ada di MAIC, seperti perpustakaan digital, ruang teater, meeting room, bisnis centre dan berbagai fasilitas lainnya, adalah sumbangsih MAIC sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Retribusi Daerah.

“Multi player effect seperti menjadi sumber PAD ini juga nantinya dapat diberikan DIC jika sudah fungsional sebagaimana MAIC ini,” jelas Bustami, di sela-sela meninjau berbagai fasilitas MAIC yang mulai dibangun tahun 2018 tersebut.

Ditambahkannya, hasil kunjungan ini akan segera disampaikan ke Bupati Bengkalis Amril Mukminin, sebagai bahan masukan sehingga rencana dan rancangan pembangunan  DIC benar-benar paripurna. Bertarap ‘bintang lima’ seperti MAIC Pasir Pangaraian.

Sebelum itu, Kepala Bappeda Rohul, Nifzar menjelaskan, setiap bulannya MAIC mampu menyumbangkan PAD sekitar Rp800 juta.

“Dana inilah yang digunakan untuk membiayai operasional MAIC. Namun tentu harus masuk Kas Daerah. Salah satu sumber pendapatan MAIC yaitu retribusi bagi pengunjung yang menaiki menara MAIC. Besarnya Rp10.000 per orang,” jelas Nifzar.

Nifzar menjelaskan, MAIC yang dibangun dengan anggaran awal sekitar Rp156 miliar itu, selain dirancang sebagai pusat ibadah, peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan, juga menjadi tempat wisata religi.

“PAD sebesar Rp800 juta per bulan itu berasal dari para wisatawan religi tersebut,” papar Nifzar.

Adapun pejabat yang mendampingi Bustami dalam kunjungan muhibah yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan tersebut, diantaranya, Asisten Administrasi Perekonomian dan pembangunan H Heri Indra putra, Kepala bappeda H Jondi Indra Bustian, Kepala Bapenda H Imam Hakim dan Kepala BPAKD Aulia.

Kemudian, Plt Dinas Kepala PUPR H Tajul Mudaris, Plt Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Gendrayana Rohani dan Kepala bagian Humas Muhammad Fadli.

Sementara dari Pemkab Rohul, ikut mendampingi diantaranya Damri Harun, antara lain Kepala Bappeda Nifzar, Sekretaris Islamic Center Dipendri, Ketua Harian Mirzal Hamzah dan Ketua Tarbiah H Rasmin. [TN/rls]  

RedaksiTN