Hukrim

Kapolres Rohil Laksanakan Lat Pra Ops Mantap Praja Muara Takus 2018

Redaksi TN | Kamis, 25 Januari 2018 - 18:20:34 WIB | dibaca: 46 pembaca

TopikNews (ROHIL) - Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH di dampingi Wakapolres Rohil Dr.Wawan SIK MH laksanakan Lat Pra Ops Mantap Praja Muara Takus di Gedung Panaluan Polres Rohil,Kamis (25/1/17),Pukul 09.30 Wib.


Kegiatan Lat Pra Ops Mantap Praja Muara Takus tersebut dihadiri oleh para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, perwira, personil Polres dan Polsek jajaran serta para Bhabinkamtibmas, adapun peserta keseluruhan berjumlah (270) orang personil.

 

Kapolres Rohil, AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personil yang telah hadir dalam pelaksanaan kegiatan ini,selain itu, disampaikan juga bahwa, agar kiranya peserta harus lebih sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan ini, agar kiranya nanti bilamana ada kendala secara teknis dilapangan nantinya dapat di selesaikan sesuai dengan aturan dan peraturan yang berlaku,"urainya.


Selain itu disampaikan juga agar para instruktur yang memberikan pembekalan agar kiranya dapat menyampaikan kepada seluruh personil dengan singkat, padat dan mudah di mengerti,dan dipahami oleh peserta pelatihan menutup dan sekaligus mengetuk palu sebagai tanda dibukanya Lat Pra Ops bMantap Praja Muara Takus 2018,"jelasnya.


Kegiatan Lat Pra Ops Mantap Praja Mudilanjutkan dengan pembekalan yang disampaikan oleh Kabag Ops Polres Rohil, mengenai masalah tehnis dan kendala ynag mungkin terjadi di pada saat pelaksanaan Pilkada ini nantinya,selanjutnya pembekalan disampaikan oleh Komisioner KPU Rohil, Kasmer Dahlan, dalam paparannya disampaikan bahwa,Kabupaten Rohil,memiliki 15 Kecamatan, Jumlah Desa sebanyak, 184, Jumlah TPS yang nantinya akan dipersiapkan sebanyak 1,321, dengan jumlah penduduk, 631.238, memiliki jumlah pemilih sebanyak, 431.523,"urainya.


Selain itu,juga disampaikan bahwa KPU Rohil, memiliki 5 orang Komisioner, PPK, sebanyak 75 orang, POS, 552 orang dan KPPS sebabnya 9.247 orang selanjutnya komisioner KPU Kab.Rohil, juga menyampaikan berbagai macam permasalahan yang ada seperti hak memilih hingga tapal batas wilayah yang juga dapat mempengaruhi pelaksanaan dan tahapan penyelenggaran Pilkada. Pemutahiran data, pelaksanaan kampanye hingga penyediaan dan perlengkapan penyelenggaran pemilih,"terangnya.


Dilanjutkan dengan pembekalan yang disampaikan Ketua Panwaslu Rohil, Syahyuri, S.HI, menyampaikan dimulai dengan dasar hukum, adapun susunan pimpinan Panwaslu dan susunannya dari tingkat pusat hingga tingkat desa serta fungsi dan perannya, sebagai pelindung pemilu, dari kecurangan, deteksi dan mencegah, menindak sekecil apapun pelanggaran,dan kewajiban serta definisi serta serta indikator keberhasilan pengawasan.


Disampaikan juga Panwaslu juga fokus dalam pengawasan pelaksanaan pemilu serta apa-apa saja jenis pelanggaran 

Disampaikan juga adapun tren yang terjadi dalam pelanggaran pemilu dan tren dugaan pelanggaran tahapan pemilu. Dilanjutkan dengan paparan yg disampaikan oleh Kasat Intelkam Polres Rohil, AKP P. Banjarnahor, menyampaikan tentang tahapan pemilu, prediksi kerawanan yg mungkin terjadi.


Kasat Reskrim Polres Rohil, AKP menyampaia dasar dasar pelaksanaan pemanyidikan dan tidak pidana pilkada. Dalam penyidikan hanya diberi waktu selama empat belas hari, sementara itu  untuk penyitaan dan penggeledahan dalam penyidikan tetap dimintakan permohonan ke pengadilan walau dalam hukum acaranya tidak ada diatur.

Mekanisme pelaporan pelanggaran pemilukada diatur dalam pasal 134 UU No. 01 tahun 2015 sebagaimana dirubah dalam UU No.10 tahun 2016,"terangnya. Pelaksanaan kegiatan ditutup pada Pukul 12.30 Wib. [TN/Dirman/toni]

RedaksiTN