Hukrim

Kasus Penembakan di Jalan Hasanudin Pekanbaru Diduga Dendam Karna Bisnis Narkoba

Redaksi TN | Senin, 09 Januari 2017 - 19:48:19 WIB | dibaca: 376 pembaca

Tersangka dan Barang Bukti

TopikNews.Com, Pekanbaru - Motif penembakan yang menewaskan Jodi Setiawan (21) di Jl Hasanudin, Pekanbaru, diduga karena dendam terkait dengan persaingan bisnis narkoba. Pelaku penembakan bernama Satriandi (29) merupakan pecatan Polri. 

"Dendam antara pelaku dan korban karena ada persaingan bisnis narkoba. Persaingan bisnis narkoba inilah kita duga kuat menjadi pemicu dendam kedua belah pihak," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, Senin (9/1/2017).

Penangkapan tersangka Satriadi dilakukan di daerah Padang Panjang didalam mobil Honda Freed warna hitam dengan no Pol BM.1110 OC, selain itu petugas menemukan senpi rakitan dengan 6 butir peluru.

"Barang bukti pil ekstasi masih kita hitung dan kita lagi mengembangkan dari mana tersangka ini bisa mendapatkan barang bukti narkoba itu," kata Susanto.

Susanto menjelaskan, Jodi Setiawan, korban pembunuhan, merupakan warga Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, yang selama ini disebut sebagai 'kampung narkoba'. Seusai peristiwa penembakan, Sabtu (7/1), ditemukan pil ekstasi di kantong celana Jodi.

"Kita lagi mengembangkan kasus ini, ada dugaan seorang wanita ikut terlibat dalam kasus ini. Seorang wanita itu tugasnya menggiring korban sampai ke lokasi penembakan," kata Susanto. 

Redaksi T