Otonomi

Kenapa Kapoldasu Batal Datang Ke Kabupaten Padang Lawas.What Is Wrong...?

Redaksi TN | Minggu, 11 Maret 2018 - 16:52:07 WIB | dibaca: 169 pembaca

TopikNews (PADANG LAWAS) - Menjadi polemik di kalangan masyarakat tidak hadirnya Kapoldasu Irjend Pol Drs Paulus Waterpauw kunjungan kerja sekaligus Silaturahmi ke Kabupaten Padang Lawas,apakah karena memang cuaca yang tidak mendukung,memang pada saat acara tersebut turun hujan deras dan cuaca memang tidak mendukung.Karena isu yang berkembang kehadiran Pak Kapoldasu memakai Helikopter dari Bandara di Medan datang menuju ke Kabupaten Padang Lawas. Padahal rencana kunjungan kerja ke Kabupaten Padang Lawas ingin menguatkan Silahturahmi antara pihak Kepolisian dan masyarakat,dan ingin juga menguatkan rasa toleransi antar umat beragama,dan memberikan iklim sejuk,sekaligus memantapkan stabilitas kamtibmas dalam hal menyongsong Pemilukada Gubernur dan Bupati di daerah Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Padang Lawas. 

Begitu juga akan memberikan himbauan dan semangat agar para anak muda di seluruh Sumatera Utara khususnya Kabupaten Padang Lawas agar tidaklah menyentuh bahkan memakai Narkoba.Karena kalau anak-anak sudah menyentuh barang haram tersebut yakni Narkoba akan hilang akal dan tidak pernah berfikir secara Objektif. Hal tersebut diungkapkan salah satu masyarakat yang juga Jurnalis Padang Lawas Asrul Hasibuan. 

    
Lanjut Asrul Hasibuan ketika sudah ditunggu oleh masyarakat sampai pukul 17.00 Wib kehadiran Bapak Kapoldasu Paulus Waterpauw tidak hadir juga.Kami dari masyarakat dan para Jurnalis.Begitu juga kami para Jurnalis telah lama menunggu dan sudah hadir Pukul 9.00 pagi,tapi Kapoldasu Paulus Waterpauw beserta rombongan yaitu Kapolres M Ikbal SH tidak hadir juga. Tidak tahu kami apa penyebabnya mereka tidak hadir,yang pasti sampai sore ini dan sampai minggu (11-3-2018) juga tidak hadir rombongan Kapoldasu yang kabarnya sudah mendarat di Padang Sidempuan. Apakah karena memang murni cuaca yang tidak mendukung akibat turun hujan, jadi awan pun menjadi kabut, ataukah karena ada halangan lain penyebab tidak hadirnya Bapak Kapoldasu Paulus Waterpauw ke Kabupaten Padang Lawas. Padahal kehadiran Bapak Kapolda sangatlah diharapkan masyarakat Padang Lawas. Apalagi tahun 2018 merupakan salah satu momen bersejarah untuk Kabupaten Padang Lawas yaitu merayakan Pesta Demokrasi Pemilukada. 

     
Lanjut Asrul Hasibuan tidak hadirannya Kapoldasu Paulus Waterpauw menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat Padang Lawas,apakah karena murni cuaca buruk akibat hujan ataukah karena suasana Pemilukada di Kabupaten Padang Lawas. Padahal kalau memang Kapoldasu niat untuk datang ke Kabupaten Padang Lawas bisa pakai jalan darat, tidak mesti naik Helikopter. Isu yang berhembus ketidakhadiran Bapak Kapoldasu karena dari tulisan Spanduk bertuliskan Kapoldasu dengan Porkopimda dan para Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat melakukan Silaturahmi. 

Dengan adanya tulisan di Spanduk Silaturahmi Kapoldasu dan Porkopimda sehingga Kapoldasu menghindar dari keberpihakan salah satu Kandidat, karena isu juga yang beredar bahwa salah satu Kandidat Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati datang dalam acara tersebut.Karena Istri Bapak Kapoldasu Paulus Waterpauw adalah Boru Pasaribu.Karena salah satu Kandidat Calon Wakil Bupati di Padang Lawas bermarga Pasaribu, karena dalam acara tersebut sudah hadir Calon Wakil Bupati Padang Lawas yaitu Zarnawi Pasaribu. Ataukah ketidakhadiran Pak Kapoldasu ada unsur Agama, mengingat Pak Kapoldasu merupakan agama Non Muslim, sementara kunjungan beliau (Kapoldasu) ke Kabupaten Padang Lawas merupakan Daerah Serambi Mekkah. Atau juga hanya sekedar menghabiskan anggaran saja, bahwa sudah dilaksanaka kegiatan tersebut, karena ada dua Intitusi didalam kegiatan tersebut, yaitu Intitusi Polri dan Intitusi Pemerintahan. 

  
Lanjut Asrul Hasibuan apakah ketidakhadiran Bapak Kapoldasu ke Padang Lawas nantinya akan ditanya oleh para Jurnalis di Padang Lawas tentang ditangkapnya 2 Jurnalis senior On Line Siantar yang melakukan Pencemaran Nama baik Pak Kapoldasu,dan para Jurnalis juga akan mempertanyakan tentang Kapan peresmian Kantor Polres Kabupaten Padang Lawas. Karena sudah hampir 2 tahun Kantor Polres Kabupaten Padang Lawas belum juga di fungsikan.Tapi itu yang tahu hanya Pak Kapoldasu tidak dapat hadir dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Padang Lawas. 
  
Memang dari isu dan pertanyaan tersebut membuat Pak Kapolda membatalkan kunjungan kerja sekaligus Silaturahmi dalam penguatan Toleransi Antar Umat Beragama serta menciptakan Iklim Sejuk dan Memantapkan Kamtibmas dan Stabilitas menuju Pemilukada Gubernur dan Bupati. 
    
Lanjut Asrul Hasibuan kehadiran Kapoldasu ke Kabupaten Padang Lawas tujuannya agar Pemilukada tahun 2018-2023 bisa berjalan dengan "Tertib dan Damai" dan tidak ada kerusuhan sama sekali.Karena yang namanya Pesta Demokrasi sangatlah sensitif untuk kelas GrassRoot (akar rumput). Mengingat dari pengalaman Pesta Demokrasi tahun Pemilukada 2013 ada terjadi gesekan-gesekan di masyarakat bawah, makanya untuk Pemilukada tahun 2018 tidak terjadi gesekan-gesekan yang mengarah kerusuhan bahkan anarkis, sehingga yang rugi masyarakat Padang Lawas itu sendiri.
    
Sehingga dapat memberikan masukan-masukan bahasa yang Sejuk untuk masyarakat.Karena masyarakat Padang Lawas masih banyak yang belum mengerti arti dari Pemilukada Damai sebenarnya. Hampir semua masyarakat hanya tahunya jika ada kegiatan Pesta Demokrasi Pemilukada ada "Uang" banyak yang dapat, sehingga banyak masyarakat lupa akan "Arti dan Makna sesungguhnya Pesta Demokrasi. Jadi, saya sebagai masyarakat untuk mengharapkan kehadiran Bapak Kapoldasu ke Kabupaten Padang Lawas. Apakah sore ini juga atapun nanti malam atau besok Pagi hari minggu (11-3-2018) ataupun kapan waktunya yang tepat untuk kembali melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Padang Lawas. [TN/DewaJarlub S.Sos]

RedaksiTN