Otonomi

KPA Provinsi Riau Laksanakan Rapat Koordinasi Penangggulangan HIV/AIDS

Redaksi TN | Jumat, 29 Desember 2017 - 14:05:49 WIB | dibaca: 29 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) bukanlah penyakit keturunan atau kutukan. Yang mana, virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

"HIV dan AIDS bukan penyakit keturunan maupun kutukan tuhan, tapi penyakit yang didapat karena perilaku. Penyakit ini dapat menular melalui kontak seksual," kata Asisten Deputi Bidang Perencanaan dan Kelembagaan Komisi Penanggulangan Aids Nasional, Yufrizal Putra Candra dalam Rakorda upaya pencegahan dam penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Jumat (29/12/2017).

Ia pun menekankan bahwa pemerintah harus bersinergi untuk melakukan upaya penanggulangan dan pencegahan terhadap penyakit HIV dan AIDS, diantaranya adalah dengan mendorong perubahan perilaku masyarakat.

"HIV dapat dicegah agar tidak semakin parah menjadi AIDS. Dapat dibantu dengan perawatan mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) seumur hidup. Penderita bisa sehat dan bertahan hidup, namun penyakit ini tidak dapat disembuhkan," tandasnya.

Sebagai informasi, virus HIV berada di dalam cairan tubuh manusia diantaranya darah, air mani pada laki-laki, cairan vagina, dan ASI.

Gejala AIDS yang disebabkan infeksi HIV itu sendiri dapat menurunkan kekebalan tubuh pada seseorang, maka orang tersebut sangat mudah terkena penyakit seperti TBS, Kandidiasis, berbagai radang pada kulit, paru, sakura pencernaan, otak dan kanker.


RedaksiTN