Otonomi

Lagi !!! P2TL Merugikan Konsumen

Redaksi TN | Jumat, 09 November 2018 - 12:59:51 WIB | dibaca: 32 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Pelanggan Meteren Mencurigai karena pembayaran tagihan nya tidak normal, otomatis Melapor Ke Rayon PLN Cabang Panam Kecamatan Tampan Pekanbaru, Laporan mencurigakan dikarenakan pembayaran tagihan listrik tidak normal seperti biasa nya,  laporan di tanggapi pihak PLN demgan meminta Sketsa Denah Rumah Dan No HP.

Namun Pihak PLN tidak pernah muncul ke Lokasi Rumah Pelanggan PLN, hingga akhirnya berjalan terus pelanggan tetap membayar tagihan per 2 bulan, karena masih curiga dengan Meteran pelanggan mengatakan pada pencatat meteran bahwanya meteran listrik bermasalah,  namun pencatat meteran mangatakan "Meteran Tidak Ada Masalah"

Hingga Akhirnya Salah satu pencatat meteren mencurigai meteran tidak normal, lalu menelpon P2TL,  keesokan harinya P2TL tiba di rumah pelanggan dan memeriksa meteran tersebut, serta mengatakan meteran rusak. dan mengarahkan pelanggan kekantor Cabang PLN Panam, dan memberikan Surat Pada pelanggan. 

Tepat Pukul 2 siang Pelanggan Melaporkan Ke PLN Rayon Panam Bersama secarik kertas di sodorkan ke pihak PLN. pengecekan pun di lakukan pihak PLN. 

"Saya merasa terkejut setelah usai di cek, saya harus membayar Tagihan 6 Bulan,  dengan Total Rp. 1.040.784, karena dikatakan pihak PLN, yang saya bayar beban saja, padahal dari awal saya sudah laporkan permasalah meteran rumah saya bermasalah, namun pihak PLN datang nya setelah 7 Bulan baru mengkalim Meteran Rusak, dan saya harus membayar kembali tagihan listrik saya selama pembayaran meteran tidak normal."Sebut Pelanggan PLN Rayon Panam Kesal, Pada media. 

Kesalah Pelanggan mau pun kesalah PLN dapat diartikan pihak PLN tidak pernah rugi dalam permasalahan kelistrikan,  karena beban salah atau benar di limpahkan ke pelanggan. [TN/aL]

RedaksiTN