Otonomi

Majelis Dakwah Islamiyah Provinsi Riau Menggelar Musda ke VII

Redaksi TN | Jumat, 24 Januari 2020 - 22:52:31 WIB | dibaca: 33 pembaca

TopikNews.com, (PEKANBARU) - Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Provinsi Riau melaksanakan Musyawarah Daerah (MUSDA) VII di hotel Alpha jalan harapan raya kota pekanbaru, jumat (24/01/2020) malam.

Musda ke VII Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) provinsi riau dengan mengangkat tema "kita maksimalkan peran lembaga dakwah sebagai garda terdepan menangkal radikalisme di provinsi riau" dibuka oleh Gubernur riau dalam hal ini di wakili oleh karo kesra, Masrul Kasmi.

Gubernur riau dalam sambutannya yang disampaikan oleh karo kesra Masrul Kasmi mengatakan, mudahan pertemuan saat ini menjadi motivasi bagi kita semua dalam rangka membangun dan menata kehidupan yang lebih harmonis di masa yang akan datang dengan didasarkan pada keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan senantiasa memberi keteladanan akhlak nabi besar muhammad shallallahu salam.

Musda ke VII tentunya merupakan sarana yang strategis bagi semua kita, terutama bagi MDI provinsi Riau sebagai organisasi dakwah dari daerah maupun mubaligh yang terus berupaya membangun dakwah di berbagai daerah di provinsi Riau yang telah menjadi pilar kebangkitan Islam di provinsi Riau dengan membangun wawasan kebangsaan kenegaraan keagamaan yang memadai dan juga menjadi motivator pembangunan bagi masyarakat Banyak masyarakat Islam.

Saat ini banyak pula masyarakat Islam yang terseret kepada perilaku perilaku yang negatif. memperhatikan kondisi umat seperti ini tentu akan menjadi perhatian kita semua terutama senantiasa kita melakukan upaya dan langkah-langkah strategis agar umat semakin cinta kepada Alquran dan hadis cinta dalam arti benar-benar menerapkan segala kandungan Alquran dan sunnah dalam kehidupan sehari-hari

Oleh karena itu MDI di provinsi Riau kiranya mampu menjadi kekuatan untuk memajukan syiar Islam melalui dakwah dakwah yang benar-benar memberikan penerangan Islam kepada umat, dengan demikian pertemuan kali ini dapat menjadi momentum bagi DPD MDI provinsi Riau untuk merumuskan syiar Islam yang semakin mantap melalui terjalinnya nilai-nilai silaturahmi.

Kami berharap eksistensi segenap pengurus DPD MDI provinsi Riau yang kiranya semakin mampu menjalin kerjasama dengan organisasi keagamaan yang lain yang ada di Riau, sehingga peran dakwah di negeri Melayu ini benar-benar memiliki terobosan yang tinggi.

Tentunya tugas dan peranan yang diemban oleh segenap jajaran pengurus DPD MDI provinsi Riau tidaklah ringan seiring berbagai persoalan yang tengah dihadapi oleh kita semua di negeri ini. karena banyak persoalan yang tingkat kompleksitas nya cukup tinggi, namun dengan dedikasi dan kinerja yang ikhlas MDI di provinsi Riau dalam mengembangkan syiar Islam berupaya program-program itu menjadi pemikiran pemikiran yang cerdas sehingga dapat membawa pembaharuan bagi umat Islam dan juga dalam kehidupan beragama di masa yang akan datang di negeri Melayu yang tercinta Ini

Selamat bermusyawarah bagi jajaran DPD MDI Provinsi Riau, semoga menghasilkan keputusan-keputusan yang strategis untuk kemajuan DPD MDI di provinsi riau itu sendiri dan juga masyarakat Riau nantinya, tutup Masrul.

Ketua panitia pelaksana musda ke VII MDI Provinsi Riau, Rasidi Hamza mengatakan kepada TopikNews.com, tujuan pertama dari musda yang kita laksanakan malam ini untuk memilih kepengurusan yang baru nantinya untuk periode 2019-2024, dan kedua menggalang persatuan dan kesatuan dalam bidang daqwah, terutama majelis daqwah islamiyah ini dan yang ketiga menjalin silatuhrami, ucapnya.

Lanjutnya, Pemilihan ini lima tahun sekali kita laksanakan, tapi dalam program setiap tahun kita ada program kegiatan, baik pelatihan maupun sistem pertukaran daqwah daqwah antara kabupaten kota di provinsi riau.

"siapa calon nantinya kita serahkan kepada peserta musda, karena semua memiliki peluang, semua memiliki kopetensi dan potensi, jadi kita serahkan kepada peserta musda siapa nantinya yang layang untuk memimpin lima tahun kedepannya", jelas rasidi.

Rasidi juga menambahkan, musda ini dihadiri sekertaris DPP MDI Pusat, kemenag riau, Mahyudin,
Pengurus MDI Kabupaten Kota, Mubaligh, imam masjid, tokoh masyarakat riau, perwakilan dari polda, dan undangan lainnya. (tnc.ml)