Pendidikan

Manusia Pintar Makin Banyak, Tapi Manusia Tidak Punya Moral Pun Makin Banyak

Redaksi TN | Jumat, 06 April 2018 - 11:28:28 WIB | dibaca: 70 pembaca

TopikNews (PADANG LAWAS) - Inilah kita sedih di negara Indonesia, memang benar kita akui makin banyaknya orang pintar dan makin banyak juga orang kaya, tapi kita sedih di Negara kita makin banyaknya orang-orang yang semakin lama semakin menurun moralnya, bahkan sudah masuk kelevel tidak punya moral

Di sinilah kita sebagai Pelaku Pendidik untuk bisa mendidik anak kita untuk 10-15 tahun kedepan, khususnya di Kabupaten Padang Lawas untuk bisa mendidik secara Hati yang bersih dan Hati yang Ikhlas.Kalau sudah kita sebagai pelaku pendidik sudah berbuat yang terbaik, maka akan lahirlah Sarjana yang di Hargai orang banyak,lahirlah Sarjana yang bermoral dan lahirlah Sarjana di akui Perusahaan Swasta dalam Negeri dan Perusahaan Asing.Tapi kalau kita sebagai pelaku pendidik salah mendidiknya, maka anak-anak kita di Indonesia khususnya Kabupaten Padang Lawas akan jauh ketinggalan baik dari sisi Ilmu Pendidikan maupun Moral, maka kita pun akan menjadi Pemimpin tapi hanya sebagai penonton saja.Tapi kita sebagai Orang Tua tidak terlepas juga dari keterlibatannya dalam mendidik anak-anak. Karena Ilmu yang disekolah hanya mendapat ilmu 25 %,dan untuk ilmu dari buku 25%,untuk ilmu langsung praktek di lapangan, begitu yang terakhir 25% merupakan ilmu yang didapat dari dalam rumah kita, yaitu keterlibatan orang tualah yang berperan didalam rumah. Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Barumun Ihsanul Natsir Hasibuan S. Ag.MM saat acara perpisahan SMA 1 Negeri Barumun. 
 
  

Lanjut Natsir setelah kita keluar sebagai siswa sebanyak 200 dari sekolah SMA Negeri 1 ini, maka kita harus berfikirlah kedepan, kemana langkah kita selanjutnya. Karena Pendidikan ini sangatlah penting sekali untuk bekal kita di Dunia dan Akhirat, karena ilmu itu yang akan kita bawa ke Alam Barzahk, bukan harta yang banyak. Terus terang, jika kita sebagai pelaku Pendidikan mau maju dalam hal Pembangunan, maka kita harus menjemput bola, karena kalau kita diam Pembangunan Pendidikan tidak bisa kita raih secara maksimal.Alhamdulillah SMA Negeri 1 Barumun sudah banyak yang mendaftar jalur Undangan tahun 2017 sudah mencapai 125 orang, yang lulus 79 orang, nah sekarang tahun depan pun sudah mencapai 125  siswa yang sudah mendaftar melalui Jalur Undangan,dari 215 Siswa yang lulus tamat pada tahun ini. Mudah-mudahan untuk tahun 2018 yang ikut mendaftar di Jalur undangan Universitas Negeri mencapai 125 siswa, artinya mudah-mudahan yang mendaftar 125 maka lulus semuanya. Ada Pendidikan di Negara Afrika Selatan, terpampang besar di depan ruangan Universitas dengan berbunyi " Untuk membangun sebuah Negara, maka harus kita majukan Mental Anak-anak bangsa. Dan kalau kita ingin menghancurkan sebuah satu Negara tidak perlu senjata atau bom, tapi cukup dengan menhilangkan kedisiplinan dan bebaskan moral, maka akan lahirlah generasi yang tidak berbobot maka timbullah kerusuhan dan keganasan di bangsa tersebut".Makanya kita sebagai Siswa yang akan tamat, untuk tahun ini di seluruh Indonesia khususnya Padang Lawas harus melanjutkan ke jenjang Pendidikan lebih tinggi. 

Hal Senada Seketaris Pendidikan Padang Lawas Jufri Nasution S. Spd.MPd mengatakan selamat tinggal di Sekolah yang kamu lalui, dan selamat jalan bagi anak-anak kelas 12 yang akan terbang mengejar cita-cita setinggi langit.Kejarlah mimpi itu setinggi langit,karena kalau tergelincir tidak jauh kedalam, janganlah kita bermimpi cita-cita serendah bumi, karena kalau jatuh tergelincir sangatlah dalam. Bahwa ini langkah awal yang harus kita lalui dengan baik, karena ini bukan langkah akhir untuk anak-anak kita yang 215 baru menyelesaikan Pendidikan Sekolah Menengah Umum. Jadi tinggal kita pilih kemana langkah selanjutnya, kalau bisa kita melanjutkan ke Perguruan Tinggi, supaya hidup kita akan sukses dan bisa membantu keluarga dan orang tua.Tapi bagi kita sebagai Orang Tua agar melanjutkan anak-anaknya jika mampu dan mau. Karena Pendidikan itu bukan bahan Wah lagi, tapi Pendidikan itu sudah menjadi Kebutuhan Primer untuk anak kita selanjutnya. Terus terang kalau kita tidak sanggup yang mahal Universitasnya, maka carilah Universitas yang murah dan terjangkau tapi cepat dapat kerja. Banyak tempat Universitas yang murah, kalau tidak sanggup di medan maka kuliahkan anak kita ke Universitas Padang Sidempuan,ataupun kita kuliahkan di Kabupaten Padang Lawas pun bagus. 
 
  

Lanjut Jufri bahwa tidak ada kita miskin karena kita melanjutkan Pendidikan untuk anak,dan tidak pula kita kaya karena tidak ada Pendidikan untuk anak kita. Jadi kita sebagai manusia yang mempunyai uang yang berlebih, lebih bagus kita akan terus melanjutkan anak-anak kita ke jenjang lebih tinggi. Ingat.. Bahwa 10 atau 15 tahun lagi Kabupaten di Padang Lawas akan maju dan persaingan tehnologi canggih pun akan lebih cepat masuk ke Kabupaten Padang Lawas. Tapi saya melihat pelepasan balon masih ada yang menyangkut di tiang bendera, ada 6 balon yang nyangkut di tiang bendera, ada 2 yang pecah dan 4 lagi masih lengket di tiang bendera. Artinya masih ada orang tua kita yang belum siap menyekolahkan dan mengejar cita-cita anaknya tersebut setinggi langit, ataukah memang anak kita yang belum siap untuk bermimpi cita-citanya setinggi langit. [TN/DewaJarlub S.Sos]

RedaksiTN