Otonomi

Mari Kita Menata Sistem Pendidikan Tinggi Keperawatan

Redaksi TN | Kamis, 15 Maret 2018 - 15:45:51 WIB | dibaca: 175 pembaca

TopikNews (PADANG LAWAS) -  Di Hari Ulang Tahun Organisasi PPNI ke 44 ini, semoga Perawat dapat bekerja sesuai peran Profesinya Secara lebih Profesional, bertanggung jawab dan lebih optimal. Dalam upaya memberikan pelayanan terhadap masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Padang Lawas. Ilmu Keperawatan melalui Peerpreview Jurnal Ilmiah dan Praktik yang dibuktikan berbasis. Ini merupakan bidang yang dinamis praktik dan penelitian yang didasarkan dalam budaya Kontemporer, dan kekhawatiran itu sendiri dengan baik Mainstream dan Subkultur terpinggirkan. Hal tersebut Diungkapkan Pjs Bupati Palas Ir H Armand Effendy Pohan. M. Si yang mewakili Asisten Zakaria Harahap. 
   
Saat inilah kita yang terhimpun segenap Keluarga Besar Organisasi PPNI Kabupaten Palas,mari kita jadikan Momentum Hari Ulang Tahun PPNI ke 44.Momen ini akan kita jadikan sejarah setiap tahun sekali,akan terus mempererat Silaturahmi dan menyongsong Kebangkitan seluruh Perawat-Perawat kita di Era Globalisasi.Di usia ke 44 tahun PPNI,saya yakin Organisasi ini akan terus memberikan banyak ide,pemikiran dan terobosan, mengenai kesehatan dan berkarya demi kemajuan Daerah yang sama-sama kita cintai.
 
  
  
Hal senada diucapkan Kadis Kesehatan dr Lely Rahmayulis Siregar setelah kita menjalani Usia PPNI yang ke 44,banyak yang kita lalui bersama dengan manis.Dalam Undang-Undang nomor 38 Tahun 2014 tentang Praktik Keperawatan yang dijelaskan bahwa Praktik Keperawatan adalah Pelayanan yang diberikan oleh Perawat dalam bentuk asuhan Keperawatan.Praktik keperawatan selain dapat dilaksanakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan dapat juga dilaksanakan melalui Praktek Keperawatan mandiri yang bertujuan untuk mendekatkan Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat. 
Jadi, dalam kesempatan ini atas nama Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas, berharap kepada seluruh peserta seminar ini nantinya bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat kepada masyarakat,agar derajat Kesehatan Masyarakat meningkat maka akan tercipta Pemerintah yang adil dan makmur.
  
Lanjut Lely Indonesia telah memilih untuk menata Sistem Pendidikan Tinggi Keperawatan,itu sebagai awal kunci Peletakkan Landasan Pengembangan Profesi Keperawatan agar masyarakat bisa mendapatkan Pelayanan atau Asuhan yang bermutu dan Cost Effective sebagai bagian integral dari Pelayanan dari Pelayanan Kesehatan.Untuk itu dengan terusnya digelar acara tahunan, akan berdampak positif sekali kepada seluruh Perawat di Indonesia khususnya para Perawat di Kabupaten Padang Lawas.Karena di Zaman Era Globalisasi dan Zaman Now bahwa para Peawat akan memberikan Pelayanan yang terbaik dan terus memberikan Ide, pemikiran dan terobosan mengenai Kesehatan dan berkarya demi kemajuan Daerah yang sama-sama kita cintai. Karena pada saat inilah akan Kebangkitan Perawat dan harus sering banyak kita bersilaturahmi dam bertukar fikiran untuk kemajuan Perawat. 
 
  
   
Hal senada diucapkan Anggota DPRD Palas fraksi Gerindra Komisi A Syaiful Daulay SH sangat mengapresiasi atas Ulang Tahun Organisasi PPNI ke 44 ini, saya atas nama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Palas akan terus berusaha bekerjasama dengan Pemerintahan yaitu dengan Dinas Kesehatan dalam hal kesejahteraan Perawat di Kabupaten Palas. Tapi inikan Organisasi PPNI, sehingga akan kita buat dulu Sistem Penganggarannya, supaya akan kita masukkan ke dalam Rancangan APBD Pemerintah yakni di bidang Kesbang,dan untuk SDM akan kita masukkan anggarannya ke dinas Kesehatan. Sesuai UUD nomor 23 yaitu "Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya Kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan Pelayanan,pemberdayaan dan peran serta masyarakat".Tapi perlu kita ketahui bersama jangan salah kita meletakkan dalam penganggarannya.Tapi perlu kita ketahui harus sesuai dengan Tupoksinya, jangan bidang Perawat dikerjakan oleh Bidan dan sebaliknya. Dalam hal isentif untuk perawat harus ada dulu MOU dengan Pemerintah baru diajukan oleh Dinas Kesehatan untuk di Rancangkan ke dalam APBD,untuk tahun ini harus kita melihat dulu keuangan Negara, tapi untuk 2019 Insya Allah Isentif perawat akan kita masukkan kedalam APBD. [TN/DewaJarlub S.Sos]

RedaksiTN