Olahraga

Marquez Sebut Dovizioso sebagai Pesaing Terberat di MotoGP 2018

Redaksi TN | Senin, 05 Maret 2018 - 21:56:28 WIB | dibaca: 73 pembaca

TopikNews (DOHA) - Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, menyebut Andrea Dovizioso (Ducati Corse) sebagai pesaing terberatnya di MotoGP 2018. Ia menilai The Little Dragon -julukan Dovizioso- akan kembali menjadi rider berbahaya di lintasan dalam kompetisi musim ini.

Marquez tak begitu menganggap pembalap Tim Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco sebagai lawan tangguh meski menuai hasil positif di tes pramusim MotoGP Qatar 2018. Ia mengatakan Zarco masih memiliki berbagai permasalahan saat berada di lintasan.

Marquez juga tetap mewaspadai pembalap veteran Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi di MotoGP 2018. Ia pun mengapresiasi pencapaian The Doctor -julukan Rossi- yang berhasil finis kedua dalam hasil secara keseluruhan tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar.

Zarco tampil tercepat dalam sesi tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Losail, Qatar dengan raihan waktu 1 menit 54,029 detik yang diraihnya pada hari ketiga. Sedangkan Rossi berada di posisi dua dengan catatan waktu 1 menit 54,276 detik dan Dovizioso menempati urutan tiga (1 menit 54,331 detik). Sementara itu, Marquez harus puas menempati peringkat tujuh (1 menit 54,591 detik).

‚ÄúZarco meraih waktu terbaik 1 menit 54 detik. Namun, dalam balapan panjang dia melaju 1 menit 55 detik. Ada perbedaan besar dalam balapan. Bahkan, Valentino (Rossi) pun kuat hari ini (tes hari ketiga Pramusim Qatar) di pengujung malam. Secara keseluruhan, saya pikir Dovi yang akan kembali menjadi lawan paling berbahaya,‚ÄĚ ujar Marquez, mengutip dari¬†Speedweek, Senin (5/3/2018).

‚ÄúSaya katakan, Zarco cepat, tapi hanya untuk satu putaran saja. Namun dalam balapan panjang, dia mengalami banyak masalah,‚ÄĚ sambungnya.

Marquez menyandang status sebagai juara bertahan MotoGP dalam dua musim beruntun. Di musim lalu, pembalap berjuluk The Baby Alien itu mengumpulkan 298 poin dan unggul 37 angka dari Dovizioso yang menjadi runner-up MotoGP 2017. [TN/aL]

RedaksiTN