Olahraga

Mauricio Pochettino Pertimbangan Kemungkinan Melatih Manchester United

Redaksi TN | Rabu, 04 Desember 2019 - 21:12:38 WIB | dibaca: 11 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Mauricio Pochettino diberitakan sudah menentukan klub mana yang ingin ia latih berikutnya. Pelatih asal Argentina itu diberitakan tengah mengincar jabatan manajer Manchester United.

Lima setengah tahun terakhir, Pochettino menjadi sosok yang krusial bagi Tottenham. Ia mentransformasi tim asal London Utara itu menjadi salah satu penantang gelar yang serius di setiap musim.

Namun bulan lalu, Pochettino harus mendapatkan realita yang pahit. Ia mendapatkan surat pemecatan dari manajemen Tottenham setelah tim asal LOndon Utara itu mendapatkan serangkaian hasil yang buruk.

Manchester Evening News mengklaim bahwa Pochettino sudah membidik pekerjaan berikutnya. Ia diberitakan akan membidik jabatan sebagai manajer Manchester United yang baru.

Apa pertimbangan Pochettino ingin menangani United?

Menurut laporan tersebut, Pochettino sangat tertarik untuk mendapatkan kesempatan untuk melatih Manchester United.

Ia menilai bahwa Manchester United adalah salah satu klub terbesar di dunia. Tim berjuluk Setan Merah itu juga dinilai mampu memenuhi ambisinya untuk menjadi salah satu manajer terbaik di dunia.

Selain itu Pochettino tertarik dengan proyek yang tengah dibangun Setan Merah saat ini. Untuk itu ia sangat mendambakan pekerjaan di Old Trafford.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Pochettino siap menunggu kesempatan untuk menjadi manajer Manchester United.

Ia percaya bahwa Manchester United masih memiliki ketertarikan terhadap dirinya. Ia juga percaya bahwa ada kemungkinan yang cukup besar Ole Gunnar Solskjaer akan dipecat di akhir musim nanti jika performa MU tidak kunjung membaik.

Untuk itu ia bakal menunggu hingga akhir musim untuk pekerjaan di Old Trafford tersebut.

Dalam wawancaranya baru-baru ini, Pochettino menegaskan bahwa ia tidak berencana untuk hiatus dalam waktu lama.

Ia ingin segera kembali ke dunia manajerial dan ia membidik pekerjaan top di Eropa. [TN/aL]

Sumber asli: Manchester Evening News

RedaksiTN