Otonomi

Mesti Keterlambatan, PT. serikat Putra Komitmen Salurkan Hewan Qurban Ke 19 Desa

Redaksi TN | Rabu, 14 Agustus 2019 - 15:43:03 WIB | dibaca: 93 pembaca

TopikNews (PELALAWAN) - Perusahan PT Serikat Putra adalah salah satu grup anak perusahan PT Salim Invomas Pratama (SIM P), yang terletak di 4 kecamatan willayah kabupaten Pelalawan -Riau. Perusahan ini bergerak di bidang pabrik minyak kelapa sawit ( PMKS) dan perkebunan kelapa sawit sejak tahun 1988 yang silam.

Program CSR dalam agenda penyerahan hewan Qurban ke 19 desa oleh pihak manejemenPT Serikat Putra sebanyak 21 ekor,walupun ada keterlambatan penyaluran hewan tersebut tetap di sambut baik oleh masyarakat yang bersepadan dengan perusahaan.

Maneger PT SP, Ismail Makoto saat di temui awak media ,Rabu 14/08/2019 yang ikut langsung menyaksikan penyerahan hewan Qurban (sapi), keterlambatan penyerahan bantuan hewan Qurban memang benar ada keterlambatan teknik,seharus nya penyerahan tersebut di serah kan sebelum hari raya idul adha 1440 H,namun harus kita fahami juga ke adaan perusahan saat ini yang sedang di bentur kan dengan harga CPO yang semangkin terjun bebas.ya kita harap maklum aj,namun perusahan tetap komitmen penyaluran hewan tersebut tetap terlaksana.

Lanjut Manejer,permohonan pengajuan hewan Qurban untuk masyarakat yang ada di 19 desa di 4 kecamatan sudah kita ajukan sejak bulan mei 2019 ke kantor pusat jakarta.namun baru hari rabu 14/08/2019 baru terlealisasi dan kejadian keterlambatan baru tahun ini terjadi ,namun demikian untuk tahun sebelum nya ya lancar lancar aj,desa yang mendapat kan bantuan,desa terbangngiang,desa tambun,desa air tejun,desa angkasa,desa tambun,desa air hitam,sialang godang,desa sialang bungkuk,desa lubuk raja,desa lubuk ranji timur, kelurahan rawang empat yg mana kesemua ini di kecamatan bandar petalangan.sialang kayu batu desa lubuk mandian gajah,desa ni masuk ke kecamatan bunut,desa tanjung air hitam masuk kecamatan kerumutan.untuk kelurahan Sorek dua ekor ya itu dusun puncak indah dan engkolan juga desa Sorek dua yang mana ini masuk kecamatan pangkalan kuras.jadi setiap desa mendapat satu ekor sapi, maneger juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besar nya atas keterlambatan ini,ucap  Ismail Makoto.

Kepala desa lubuk Raja,Erik Suparjan,S.Pd,saat di konfirmasi awak media,membenarkan bahwa pihak perusahan PT SP telah menyalurkan hewan Qurban ke desa yang bersepadan dengan perusahan.

Keterlambatan penyaluran hewan Qurban sempat menjadi tanda tanya dan rasa kecurigaan yang mendalam,pasal nya,hewan Qurban untuk masyarakat di tahun tahun sebelum nya tidak ada keterlambatan,jadi wajar lah kalau kita pertanyakan ke pihak manejemen perusahan hal keterlambatan hewan Qurban tersebut,kepala desa ucapan terima kasih juga kepada perusahan yang masih peduli kepada masyarakat sekitar perusahan.imbuh nya

Tokoh masyarakat dan sekaligus tokoh adat anak kemanakan Batin Bunut,Aripin,S.Ip kepada awak media,merasa agak sedikit kecewa atas keterlambatan penyaluran hewan Qurban ini,namun setelah kita telusuri keterlambatan pengirimin bukan dari pihak manejemen yang di daerah ( Divisi) perkebunan namun ada ke salahan teknik dari kantor besar pusat jakarta.ya kita harap maklum juga.

Berharap kedepan nya,agar pihak perusahan dalam penyaluran hewan Qurban Sapi harus benar benar di seleksi,mulai dari kesehatan hewan sapi,bobot sapi dan bila perlu harus ada uji kesehatan hewan dari dinas karang taruna peternakan,yang jelas benar benar sehat dan layak untuk di kosomsi ke masyarakat.pinta Aripin. [TN/Dian]

RedaksiTN