Otonomi

Milad Lemtari Ke 4 Hadirkan 27 Provinsi Pengurus DPW dan DPD Se Indonesia

Redaksi TN | Minggu, 03 Februari 2019 - 13:13:58 WIB | dibaca: 113 pembaca

TopikNews (JAKARTA) - Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia (LEMTARI ) pada hari sabtu 02/02/ 2019  sekitar pukul 10.00 wib  mengadakan hari ulang tahunnya yang ke empat diTaman Mini Indonesia Indah (TMII) di Anjungan Provinsi Riau.                                                                     

Lemtari bersama jajarannya dan pengurus adat serta pengurus DPW dan DPD yang hadir pada milad Lemtari yang ke 4 ini datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai  Papua, Sulawesi, Kaltim ,Riau dan provinsi lannya yang kesemuanya sebanyak 27 Provinsi..                                       Hadir dalam acara tersebut Ketua umum Lemtari  Pusat Suhaili Husein .SH.(Datuk mudo) Sekretsris jendral (Sekjend) Profesor .Dr.Deny Sengkey, Ketua Dewan Pembina Lemtari pusat Letjen TNI (Purn) Dr.Nono Sampono ,SPi.MSi , Gubernur DKI Jakarta yang dalam hal ini diwakili ole wakil  Walikota  jakarta Timur   Drs.H.Husein  Murad,MSi, Dirjen Polpum Republik Indonesia yang diwakili oleh kabag Kebudayaan dan Kesenian Ely Yuniarti .


Ketua umum Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia ( Lemtari ) Suhaili Husein .SH.(Datuk Mudo ) didepan ratusan pengurus dan tamu undangan dalam pidatonya  menyampaikan "  Lemtari mestinya  mendapat tempat yang tetap dihati masyrakat indonesia dan dihati  Pemerintah pusat,  sudah lima tahun lalu RUU masyarakat hukum adat mengendap di DPR-RI yang diharapkan menjadi UU, dan pada bulan Februari 2018 lalu, Ketua DPR RI telah menyurati Presiden RI untuk membahasnya,” jelas Datuk Mudo.


Dikatakan, Lemtari pusat juga telah memberikan penguatan kepada DPR, pasca
MUSDATNAS perdana 2016 lalu, dengan memasukan kajian ilmiah dukungan1 terhadap RUU masyarakat hukum adat menjadi UU.


“Keberadaan Lemtari dan pengurusnya di 27 Provinsi ini memberikan waktu kepada pengurus untuk mengadakan penyesuaian afiliasi dan rekonsiliasi personalia dan komposisi antara anggota dan pengurus DPW, DPD yang baru  dan sebelumnya.


Sebagai Lembaga  Tinggi Masyakat adat tambah  berikanlah nilai sisa dalam bentuk rasa hormat kepada sesepuh dan orang yang lebih tua dalam tatanan adat istiadat maupun dalam pendidikan, pengalaman, jabatan dan tua dalam usia."  Dalam sambutannya tersebut Ketua Umum  Lemtari pusat juga menambahkan, Ada tiga hukum yang mengatur kehidupan manusia dimuka bumi ,yaitu                                    
1.Hukum Agama.
2.Hukum Adat.
3.Hukum Pemerintah
Jadi dalam tiga hal tersebut diatas itulah yg disebut tali berpilin tiga , (Tungku Tiga Sejarangan - Red )  yang mengatur kehidupan manusia  untuk menuju kebaikkan dunia dan ahirat , yang pada  hakikatnya, jika kita mentaati tiga hukum tersebut, Maka selamatlah hidup kita didunia dan ahirat.


Lemtari  juga akan melakukan koordinasi dengan seluruh Pengurus  Lemtari Wilayah , Lemtari Daerah diseluruh kepengurusan seIndonesia  untuk mengembalikan marwah kita sebagai negeri beradat diindonsia ini." Kita harus memahami mana Budaya dan mana adat,  " Budaya adalah  kebiasaan kebiasaan kita yang dalam kesehariannya selalu di jalani. " Sementara adat itu adalah hukum yang mengatur kaum nya cara berkehidupan yang lebih baik, Adat adalah ,Moral , Etika dan Norma hukum. tuturnya.                                    

Sementara itu  Dewan Pembina Lemtari Letjend TNI (Purn) Dr Nono Sampono .SPi,MSi dalam sambutannya mengatakan ,dengan Milad Lemtari yang ke 4 ini, "Mari kita selalu menjaga  persatuan dan kesatuan dalam  kehidupan ini,  "Mari kita jaga keutuhan Negara ini. "Sebagai orang beradab dan beradat mari kita junjung tinggi adat istiadat dimuka bumi NKRI yang kita cintai ini. [TN/Dian]

RedaksiTN