Otonomi

Miris !! Bergerak Menggunakan Karung Plastik, Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan Terkesan Tutup Mata

Redaksi TN | Minggu, 06 Januari 2019 - 19:38:47 WIB | dibaca: 185 pembaca

TopikNews (PELALAWAN) - Fakir miskin dan anak terlantar juga orang tak sehat pikiran nya ( gila ) adalah menjadi tangung jawab negara republik indonesi dan ini sudah tertuang dalam undang undang dasar  tahun 1945, namun jika kita lihat di jalanan masih banyak kita temukan  orang orang tersebut.

Ibu rosna ,Salah satu warga desa angkasa kecamatan bandar petalangan kabupten pelalawan - riau , usia ibu rosna kisaran tujuh puluh tahun ( 70 thn ).Hidup sebatang kara , biaya sehari hari dari belas kasian para tetanga dan orang lain terkadang makan, terkadang tidak namun harus tetap bertahan hidup.

Ketika di sambangi awak media topiknews 06/01/2019, ibu rosna sempat menitis kan air mata, ya pak wartawan , saya hidup sebatang kara , suami saya sudah lama meningal dunia kami tak punya keturunan dan saya tidak dapat bekerja lagi. Kaki saya cacat sudah lama dan berdiri pun tak bisa lagi.

Lanjut ibu rosna, saya bergerak harus mengunakan karung plastic, karung tersebut saya duduki dulu lalu saya bergeser kesana kemari tanpa karung goni plastic ini saya tak bisa bergerak .masak sendiri cuci baju sendiri ya semua saya lakukan sendiri demi untuk bertahan hidup.sedih nya.

  

Kepala desa angkasa , Rudi S.Ip saat di hubungi melalui seluler nya sangat terkejut bahwa ada warga nya yang bernasib seperti itu, mohon maaf pak wartawan , saya baru saja menjabat kepala desa jadi saya tak tau persis ada warga saya ke adaan nya seperti itu. Sesegera mungkin saya ambil sikap pak wartawan dan terima kasi informasi yang telah di sampaikan kepada saya dan Secepat nya juga kita berkordinasi dengan dinas sosial kabupaten pelalawan.tegas kades.

 

     
Seorang tokoh masyarakat " hendrik saragih ( keken ) yang tanpa sengaja bertemu usai memberikan sedikit bantuan kepada ibu rosna, kepada awak media , bapak keken ini juga sempat menitis kan air mata. Kasian kali lah pak wartawan kehidupan ibu rosna ini, rumah sudah reot dan lapuk .aktivitas semua di lakukan  serba sendiri bergerak harus mengunakan karung plastic dan kita sangat menyayangkan sikap instasi terkait yang kurang peduli terhadap ibu tersebut.kita juga akan memberikan bantuan yg di butuh kan secara berkesinambungan.tutur keken .

 

Camat bandar petalangan " faisal " saat di hubungi melalui seluler nya terkait ada nya warga desa angkasa yang kehidupan sosial nya di bawah garis kemiskinan, sesegera mungkin kita akan ambil sikap pak wartawan , terima kasih imformasi yang sangat berharga ini. Kita akan salurkan bantuan kepada ibu rosna sesuai kebutuhan nya .tegas camat.  [TN/dian]

RedaksiTN