Pendidikan

Miris, Ruang Kelas SD N 52 Masih Berdinding Papan

Redaksi TN | Sabtu, 10 Desember 2016 - 12:41:49 WIB | dibaca: 392 pembaca

Tiga ruang kelas di Sekolah Dasar (SD) Negeri 52 Pekanbaru, Riau, terlihat berbeda dengan ruang kelas lain. Ruangan kelas lain sudah dibangun permanen dan bertingkat. Namun tiga ruang ini masih berdinding papan.

PekanbaruTiga ruang kelas itu terpaksa masih digunakan mengingat sekolah masih kekurangan ruang kelas untuk anak kelas 1. Tiga ruang kelas berdinding papan merupakan bangunan pertama.Melihat sepintas tiga ruang kelas itu seperti tidak layak digunakan. Berdinding papan dan beberapa sudut ruangan juga sudah bolong dimakan usia. Kelas ini terlihat kontras dengan bangunan dari sekolah lainya yang dibangun secara permanen dan bahkan bertingkat.Di area itu terdapat dua sekolah, SDN 52 dan SDN 11 Pekanbaru. Pihak SDN 52 berharap besar terhadap pemerintah memerhatikan dengan membangun ruang kelas baru untuk anak kelas 1. Hal itu dinilai pihak sekolah sangat mendesak mengingat kondisi saat ini."Ya terpaksa masih menempati ruang kelas yang lama, karena ruang kelas yang ada tidak mencukupi atau kekurangan. Saya berharap segera dibangun ruang kelas baru," ungkap Kepala Sekolah SDN 52 Pekanbaru Ratna Nurtina SPd kepada koran ini.Meski belajar di ruangan berdinding papan tidak menyurutkan semangat belajar bagi anak-anak didik di sekolah tersebut. Mereka belajar dengan sungguh-sungguh. Begitu juga guru mengajar dengan penuh semangat."Ya nggak apa apa sekolahnya begini, ya belajar dengan baik saja," ungkap salah satu murid SDN 52, Dina. SDN 52 hanya memiliki tiga ruang kelas yang dibangun permanen. Namun ruang kelas itu tidak mampu menampung semua murid. Sehingga pihak sekolah membuat kebijakan agar murid kelas 1 dan kelas agama dipindahkan menempati ruang kelas berdinding papan.Kondisi seperti itu sudah berjalan puluhan tahun dari generasi ke generasi. Kondisi tiga ruang kelas berdinding papan itu telah diketahui Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru H Abdul Jamal. Ia mengakui bahwa tiga ruang kelas SDN 52 itu memang berdinding papan namun masih sangat layak dijadikan kegiatan proses belajar mengajar.Kepastian Jamal itu sesuai dengan hasil sidak di sekolah itu beberapa kali dengan menyertakan petugas ahli bangunan untuk melihat kondisi fisik sekolah.Meski demikian lanjut Jamal, pemerintah sudah berencana melakukan revitalisasi tiga ruang kelas berdinding papan menjadi permanen. Sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman."Sudah diperhatikan dan diketahui kondisi sekolah, dan memang dalam waktu dekat ini akan dilakukan revitalisasi tiga ruang kelas itu,"kata Jamal. Sementara bangunan lama yang berada di bagian depan sekolah, menurut Jamal, di bongkar dan diratakan tetapi tidak dibangun sehingga sekolah memiliki halaman yang luas apalagi satu komplek terdiri atas beberapa sekolah.***

Laporan : AldiRaff