Otonomi

Muhammadiyah Tetap dan Terus Memberikan Kontribusi Membangun Indonesia

Redaksi TN | Minggu, 25 Februari 2018 - 20:38:32 WIB | dibaca: 69 pembaca

TopikNews (PADANG LAWAS) - Organisasi muhammadiyah merupakan Satu Organisasi yang terbesar kedua dinegara Indonesia, bahkan dari umurnya satu organisasi sampai umur 106 tahun,dan satu-satunya organisasi di seluruh Dunia umur yang paling tua. Dengan terusnya Perkembangan zaman, maka Organisasi Muhammadiyah terus memberikan yang terbaik untuk Negara dan Bangsa Indonesia,dengan cara terus melaksanakan perubahan dengan cara Amar Makruf Nahi Munkar di tengah-tengah masyarakat.Hal tersebut diungkapkan Ketua PWM SU Prof.Dr H Hasyim Syah Nasution MA saat seminar Visi Muhammadiyah Kebangsaan mewujudkan Indonesia Berkemajuan di Hotel Al Marwah.

"Lanjut Hasyim Syah bahwa kita harus berserikat dan Berorganisasi secara Ilmu dan Fikiran yang jernih, karena Pekerjaan yang besar hanya bisa dikerjakan dan diselesaikan oleh banyak orang yang memberikan banyak kontribusi Pemikiran. Organisasi Muhammadiyah tidak bisa besar dan tidak bisa berbuat apa-apa jika suara kita tidak besar bahkan pecah. Jadi mari kita bersatu padu dan mengikatkan hati, untuk membesarkan Muhammadiyah untuk melanjutkan kontribusi Suara membangun Bangsa Indonesia. Dan Alhamdulillah dalam perkembangan secara Organisatoris bahwa Muhammadiyah membangun dalam Keagamaan, dengan tujuan memberikan tuntunan dan pedoman dalam bidang Usudiyah, sesuai dengan contoh yang telah diberikan Rasulullah SAW"jelasnya. 

Begitu juga dalam perkembangan Politik, Muhammadiyah berperan besar di Negara Indonesia, diantaranya ikut mempelopori berdiri Partai Islam Indonesia, dan tahun 1945 Organisasi Muhammadiyah menjadi Pendukung utama berdirinya Partai Masyumi. Begitu juga ikut menanamkan rasa Nasionalisme dan Cinta tanah air Indonesia di kalangan umat Islam Indonesia. 

Hal senada diungkapkan Ketua PDM Padang Lawas Sahrin Siregar SE. M. Si. AAP mengatakan "bahwa Muhammadiyah merupakan Organisasi berbasis Dakwah.Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata Sosial dan Pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Organisasi Muhammadiyah juga menampilkan ajaran Islam yang bersifat pribadi dan statis, tetapi yang bersifat dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia segala aspeknya. Karena tujuan kehadiran Organisasi Muhammadiyah berada di tengah-tengah masyarakat agar bisa terus menyerukan dan menyuruh kepada manusia yang berbuat "Makruf" dan mencegah dari yang "Munkar", ungkapnya.

Saat ditemui TopikNews.com  tentang seminar Visi Muhammadiyah Kebangsaan Mewujudkan Indonesia Berkemajuan, Sahrin "mengatakan Mudah-mudah kegiatan seminar akan terus berkelanjutan, mengingat bangsa Indonesia membutuhkan Pemikiran-pemikiran Muda yang Energik secara Cerdas dan Ilmiah,demi meningkatkan Kwalitas anak bangsa untuk mendukung Negara Kesatuan Repubklik Indonesia (NKRI). Ditanya lagi tentang Suara Muhammadiyah sudah mulai "Meredup" dalam Pembangunan Indonesia, dengan lembut menjawab bahwa Muhammadiyah bukan "Meredup" suara dalam Pembangunan Indonesia,tapi bahkan semakin gencar saling dukung mendukung bagaimana "Merekat" dalam Persaudaraan dan Kebangsaan untuk memajukan NKRI khususnya Kabupaten Padang Lawas", ucap Sahrin dengan senyum diakhir Wawancara.[TN/DewaJarlub S.Sos]

RedaksiTN