Otonomi

Mulai Kasak Kusuk, Biaya Pengurusan Izin Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg Bersubsidi Kuota 560 Tabung Biyayanya Kisaran 80 Jutaan

Redaksi TN | Minggu, 19 Juli 2020 - 18:46:21 WIB | dibaca: 998 pembaca

Jilid ke I...

TOPIKNEWS,Com - PELALAWAN ( RIAU ).Mahal nya biaya yang harus di persiapkan bagi masyarakat untuk pengurusan izin Pangklan gas elpiji bersubsidi 3 kg menjadi tanda tanya besar,namun karena masyakat butuh untuk usaha, mau tidak mau mereka wajib mengeluarkan uang yang tidak sedikit nilai nya.


Ketika awak media mencoba menelusuri di empat ( 4 ) Pangkalan gas elpiji bersubsidi 3 kg yang ada di kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan - Riau.


Ke empat masyarakat yang telah memiliki Pangklan gas secara resmi menuturkan kepada awak media,Sabtu ( 18/7/2020 ).


Seorang warga ,Mukidi ( nama samaran ),Tolong pak wartawan nama saya  jangan di publikasikan, mohon sangat di rahasiakan demi menjaga kode etik.pinta nya.


"Untuk pengurusan Pangkalan gas elpiji bersubsidi 3 Kg, dengan kuota 560 tabung gas, kami di kenakan biaya kisaran 80 jutaan.ini untuk urusan birokrasi nya ke Disperindaq Kabupaten Pelalawan,ini bukan lah hal yang mudah untuk urusan nya.


"Setelah biaya kita selesaikan semua nya, tabung di antar ke kita, dalam satu bulan pengiriman sebanyak empat kali pengiriman ke Pangkalan saya ( Mukidi )


"Dalam satu pengiriman dari agen resmi, satu minggu nya kita di beri jatah kuota 160 tabung gas beserta isi nya.


"Untuk pertama ( awal )pengiriman kemarin,pangkalan saya ( Mukidi ) di beri 160 tabung beserta isi nya dengan gratis.


"Namun pak wartwan jangan gagal faham ya, kami ( Mukidi )  hanya di beri satu kali pengiriman dengan gratis,namun untuk pengiriman yang ke dua dan ketiga juga ke empat, kita bayar, kesal nya.


"Ya pak wartwan, kita kesal sekali,( Mukidi ) bayar 80 jutaan dengan kuota 569 tabung,namun kenyataannya cuma satu kali pengiriman saja yang gratis.


"Seharus nya, Kuota yang pertama 560 tabung gas beserta isi nya, kan sudah kita bayar 80 jutaan.miris nya


"Untuk 320 tabung lagi, saya tak tau lagi, yang jelas kami bayar isi gas nya setiap kali bengiriman dalam satu bulan sesuai dengan kuota, ya harga yg kami bayar sesuai harga dari Pertamina.


"Jelas ,jika di hitung kembali  bagaimana aturan main nya ,kami tak tau.


"Seharusnya selama emapat kali pengiriman gas kami sudah tak bayar lagi,ya kalau untuk pengiriman setelah lebih dari kuota, ya wajar aj kami bayar.


"Ya ,jika di hitung dari sisi ekonomis ,jelas kami penuh tanda tanyak.imbuh Mukidi.


Kepala UKM dan Perindag Kabupaten Pelalawan,Melalui Kastan, saat dihubungi melalui seluler nya ( WhatsApp ),Minggu ( 19/7/2020 ).dengan nada emosi.


"Saya tak tau apa" dengan masalah Pengurusan izin Pangklan gas elpiji bersubsidi 3 kg.


"Desperindag kabupaten Pelalawan  sebatas mengawasi saja.


"Biaya 80 jutaan ,Silahkan tanyak kepada Agen mana mereka mengurus nya ,jangan bawa" nama saya ya,ucapnya dengan emosi,


.. BERSAMBUNG.. ke Jilid II dengan Judul ,Agen PT ...Lempar Bola Panas Ke Disperindaq.


Penulis.     : Dian
Redaksi.    : TN.