Otonomi

Murid TK Plus Playgroup Melakukan Simulasi Pemadaman Kebakaran

Redaksi TN | Kamis, 25 Januari 2018 - 08:15:34 WIB | dibaca: 101 pembaca

TopikNews (BENGKALIS) -  Belasan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) cilik, Selasa pagi 23 Januari 2018 di Jalan Pembangunan Bengkalis unjuk kebolehan menjajal peralatan alat semprot.

Dengan pakaian warna orange, personel Damkar cilik ini penuh semangat bersatu padu, memegang selang dan menyemprotkan air ke sasaran. Meskipun kegiatan itu hanya sebuah simulasi dari Dinas Damkar Kabupaten Bengkalis, namun tetap membuat anak-anak dari TK Plus Playgroup Khalifah senang dan gembira.

Selama ini meraka hanya menyaksikan kegiatan pemadam kebakaran melalui siaran televisi, khususnya serial Upin dan Upin bersama pasukan Bomba. Ternyata pada Selasa kemarin, mereka benar-benar merasakan langsung menjadi Pasukan Damkar.

Tidak hanya sekedar cara menyemprotkan air ke sasaran api, ternyata anak-anak TK Plus Playgroup Khalifah juga keliling kota Bengkalis dengan dua unit mobil pemadam kebakaran. Suasana itu, tentu membuat anak-anak TK Plus Playgroup Khalifah semakin gembira, mereka merasakan sensasi menjadi Pasukan Bomba layakanya dalam film serial kartun Upin-Upin.

Kepala Dinas Damkar Bengkalis Zulfan Heri, mengatakan kunjungan TK Plus Playgroup Khalifah, Bengkalis merupakan salah satu program upaya pencegahan dan penanganan kebakaran sejak usia dini. Sebelum memperagakan cara memadamkan api, terlebih dahulu anak-anak diperkenalkan dengan alat-alat Damkar.  

Selain itu, pihak Dinas Damkar juga memperagakan bagaimana penanganan dan langkah-langkah yang harus diambil bila menghadapi kebakaran. “Alhamdulillah, respon dari pihak guru maupun anak-anak sangat bagus,” tandasnya.

Di hadapan siswa TK, Zulfan Heri minta agar tidak main-main dengan api. Karena sesuai dengan ungkapan api kecil menjadi sahabat, api besar jadi lawan. Intinya, anak-anak jangan pernah main dengan api, karena bisa berbahaya dan mengakibatkan kebakaran rumah.

Lebih lanjut Zulfan menegaskan, untuk meningkatkan profesionalisme petugas pihaknya akan terus melakukan simulasi pemadaman kebakaran di sejumlah tempat, tak terkecuali bekerja sama dengan dua pendidikan. Apabila, sekolah atau lembaga pendidikan, ingin menjajal melakukan simulasi menjadi Pasukan Damkar, pihaknya siap dipanggil kapan saja.

“Pihak sekolah atau TK, bisa menghubungi Dinas Damkar Bengkalis. Insya Allah, kami siap untuk datang dan mengajarkan bagaimana upaya memadamkan kebakaran,” ungkap Zulfan Heri. [TN/rls]  

RedaksiTN