Otonomi

Muswil LDII Ke VI Resmi di Buka Oleh Ketua Umum LDII

Redaksi TN | Rabu, 11 April 2018 - 14:27:18 WIB | dibaca: 114 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) melangsungkan Musyawarah Wilayah (Muswil VI) pada Rabu (11/4/18). Acara dibuka oleh Masrul Kasmy Selaku Kabiro Administrasi Provinsi Riau Mewakili Plt Gubernur Riau. Acara ini digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Turut hadir dalam Muswill LDII Ketua Umum DPP LDII Prof. Dr. Ir. KH. Abdullah Syam, M.sc. Beserta Rombongan. Perwakilan MUI Riau H. Abdulrahman, Ma.Lc, Sekertaris MUI Kota Pekanbaru Said Hasyim, Kapolda Riau yang diwakili oleh Kasubdid Sosbud AKBP Fidel Fahmi, Tokoh agama dan Beserta para peserta Muswil VI 2018.

Ketua Umum LDII kepada TopikNews.com mengatakan, "kegiatan Muswil ke VI ini merupakan suatu kegiatan dalam mencari pergantian Ketua DPW LDDI Riau. Kenapa kita lakukan, supaya LDDI Riau bisa memberikan manfaat kepada masyaratak Riau melalui suatu karya atau membuat sesuatu yang bisa diterima dan bermanfaat bagi masyarakat", jelasnya.
 
  

"LDDI Riau harus bisa dirasakan keberadaannya di Bumi Lancang Kuning ini, karena sabaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberi manfaat bagi manusia lainnya," ungkap KH. Abdullah Syam.

Ketua Panitia Ir. H. Agus Budiono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Wilayah LDII Riau mengatakan Muswil ini dalam rangka mencari penggantian Ketua DPW yang baru masa periode 2018 – 2023, mengingat masa jabatan ketua yang lama sudah berakhir.

“Ketua sebelumnya sudah menjabat 3 periode, maka dengan berakhirnya masa jabatannya ini, beliau juga tidak mau ikut lagi dalam pemilihan ini. Beliau memberi kesempatan kepada kader yang baru untuk memimpin LDII Riau,” ungkapnya.

Dijelaskan Agus lagi, untuk pemilihan ketua yang baru akan dilakukan melalui sidang paripurna, apakah melalui pemilihan voting atau penunjukan, nanti kita minta pandangan dari kabupaten kota seluruh peserta yang hadir.

“kegiatan Muswil ini dilaksanakan selama 1 hari penuh mulai pagi hingga selesainya pelantikan ketua yang terpilih. Sedangkan pelantikan akan dilaksanakan oleh ketum langsung,” jelasnya.

Kepada seluruh warga LDDI dan mengajak kepada masyarakat Riau menolak berita hoax, jangan sekali-kali memberitakan atau memviralkan suatu berita yang hoax. Baru saja kita sudah mendeklarasikan 
Berikut isi deklarasi anti hoax yang dibacakan oleh seluruh peserta LDDI Riau. 
 
  
 
Kami masyarakat Riau dengan ini menyatakan:

1. Menolak segala bentuk berita bohong yang menimbulkan rasa kebencian, permusuhan, berlantar belakang suku, agama, ras dan antar golongan.

2. Menyampaikan berita yang benar, sesuai dengan fakta yang terjadi, tidak menyebarkan berita hoax dan fitnah.

3. Menggunakam media sosial secara bijak, santun dan cerdas.

4. Mendukung Polri untuk menindak tegas kepada pelaku penyebar hoax.

5. Senantiasa menjaga situasi dan kondisi Riau tetap damai dan kondusif.

6. Bekerjasama dengan semua pihak untuk menyajikan berita kepada masyarakat dengan cara menolak, menangkal dan menghentikan informasi yang tidak benar/hoax, baik berupa gambar, foto atau ilustrasi yang menimbulkam rasa kebencia permusuhan yang berlatar belakang suku, agama, ras dan antar golongan. [TN/aL]

RedaksiTN