Otonomi

Obyek Wisata Danau Rayo Ramai Pengunjung tanpa ada Persiapan Khusus dari Dinas Parawisata Muratara.

Redaksi TN | Senin, 25 Mei 2020 - 22:39:11 WIB | dibaca: 379 pembaca

TopikNews-(MURATARA)Merebaknya dan meningkat Kasus Positif Covid-19 di kabupaten yang beselogan "Beselang Serundingan" ini.Tak terkecuali di hari lebaran kedua (H+2) obyek wisata Danau Ramai ramai pengunjung dari dalam daerah dan luar Daerah, tanpa ada persiapan khusus untuk melakukan antisipasi penyebaran Covid-19 ,dari Dinas Parawisata Kabupaten Muratara, termasuk juga Pemerintah Desa Sungai Jernih yang selaku pemilik wilayah. Ini sangat disayangkan oleh para pengunjung objek wisata ini.

Saat TopikNews memantau di lokasi wisata ini Senin 26/05/2020 mewawancarai.

Susanti (25)Pengunjung mengatakan "Objek wisata Danau Rayo ini sangat cocok untuk wisata keluarga karna masih alami,kami sekeluarga sering berkunjung ke sini bersama keluarga,Ungkapnya.

Kalo kami masuk lokasi tadi tidak ada pemeriksaan khusus dari petugas,biaso Bae, cuma kami mengharap seharusnya Ado petugas untuk cek suhu tubuh dan yang mensosialisasikan mengenai covid-19.Atau ado yang jualan masker pasti kami beli kalau itu memang di wajibkan,untuk mengenai perlindungan diri kami, untuk menjaga agar kami tidak berpisah bae tutupnya.

Darmadi (44) Pemilik warung di area objek wisata danau Rayo mengatakan memang lebaran tahun ini agak sepi pengunjung tidak seperti tahun-tahun kemaren mungkin akibat virus corona.Cetusnya

Penghasilan kami juga berkurang biasa nya agak lumayan tapi tahun ini sangat menurun drastis,biaso kalau momen lebaran ramai sekali.Pungkasnya.

Terpisah.Heri Susanto (40) Petugas keamanan lokasi wisata mengatakan."Objek wisata Danau Rayo ini memang agak ramai tapi tidak seramai seperti biasanya di kunjungi wisata baik dari kabupaten Muratara maupun dari Kabupaten lain.Ceritanya

 

Davit Kafrawi Sekretaris Dinas Parawisata.Mengatakan via whatApp no  08137906XXXX "Kito sudah himbau kepada pengelola untuk tidak mmbuka kawasan wisata hingga kondisi kondusif". selanjutnya apa bila himbauan itu tidak di indahkan . kita serahkan ke masing masing desa pengelola. kareno destinasi wisata kito masih di kelola desa, masing masing desa punya protokol dan gugus tugas covid masing masing.
Penulis : AJR
Redaksi: TN