Otonomi

Pabrik PT. SSS Tak Beroperasi, Ratusan Karyawannya Terancam Tidak Bekerja

Redaksi TN | Jumat, 23 Agustus 2019 - 17:20:58 WIB | dibaca: 472 pembaca

TopikNews (PELALAWAN) - Kisaran tujuh hari yang lalu,pabrik minyak kelapa sawit  PT SUMBER SAWIT SEJAHTERA ( PT SSS),pabrik ini beroperasi di jalan lintas timur,Desa Trantang Manuak kecamatam pangkalan kuras kabupaten Pelalawan -Riau.

Maneger PT SSS,Eben,E,Linga.melalui Humas Dariman.kepada awak media,23/08/2019.membenar kan pabrik berhenti beroperasi dan tak tau kapan akan ber operasi kembali.

Lanjut nya,tidak beroperasi nya pabrik,ini perintah pimpinan,kita belum tau persis apa masalah nya ,namun kabar yang terendus bahwa perusahan ini terkena sangsi karena ada masalah kebakaran hutan dan lahan di desa pangkalan panduk,kecamatan teluk meranti ( kebun sawit).itu bari dugaan saja namun silah kan pak wartwan konfirmasi pimpinan saya yang tau persis maslah nya.yang jelas untuk sementara ini karyawan di perintah kan untuk istrahat dulu.menunggu ada perintah sekanjut nya,ucap Darimana.

Seleah berusaha dan terus mencoba menghubungi pihak Maneger,Eben,E.Linga.melaui seluler nya dapat di hubungi. beliau membenarkan bahwa pabrik dan kebun di tutup sementara sampai waktu tak di tentukan,saat ini perusahan lagi ada permasalahan dengan hukum terkait lahan/kebun sawit yang terbakar di desa pangkalan panduk,inti nya,PT SSS tetap koperaktip ke pada penegak hukum demi sebuah kebenaran.

Jujur saja,mana ada pihak perusahan yang berani membuka lahan dengan cara membakar,itu sama aj arti nya kita bunuh diri,semua cara sudah kita lakukan dan upayA kan dengan se maxsimal mungkin,semua kita libat kan sampai sampai orang pintar yang bisa mendoa kan agar turun hujan kita laku kan,namun semua kita pasrahkan sambil berusaha agar api padam.ya jika memang perusahaan salah,kita ikut kan aj apa yang di putus kan oleh penegak hukum nanti nya.sekali lagi pihak perusahan tetap koperaktip.ucap Eben dengan nada sedih.

Salah se orang karyawan pt SSS saat di sambangi awak media 22/08/2019.kami tak tau persis pak wartwan kenapa kami di istrhat kan di rumah dalam kurun waktu tidak di tentukan.

Isu yang beredar,bahwa di stop nya operasi pabrik karena imbas dari terbakar nya lahan di desa pangkalan panduk kecamatan teluk meranti kabupaten Pelalawan- Riau.

Namun demikian,seorang karyawan yang tak mau di publikasikan nama nya,lucu juga ya pak wartwan,lahan nya yang terbakar di kecamatan lain ( kecamatan teluk meranti). kenapa pabrik nya di kecamatan pangkalan kuras ikut menjadi korban juga.

Untuk saat ini kami merasa bingung karena tak bekerja,biyaya hidup anak sekolah dan lain nya tak mau kompromi lagi,ada tak ada harus ada uang belanja,ya masih ada lah kulkas dan barang lain nya yang bisa di jual untuk belanja,tapi mau berapa lama lah kami bertahan demi melangsungkan hidup ini.

Mudah mudahan saja,penegak hukum kasian sama kami sehingga pabrik dapat beroperasi kembali.pinta se orang karyawan pt SSS. [TN/Dian]

RedaksiTN