Otonomi

"Pak Bupati Pelalawan", Tolonglah Bapak Yang Sangat Miskin Ini

Redaksi TN | Kamis, 11 April 2019 - 21:41:06 WIB | dibaca: 190 pembaca

TopikNews (PELALAWAN) - Kehidupan di bawah garis kemiskinan bukan lah suatu ke inginan bapak sugiyono yang bertempat tingal di kelurahan pangkalan lesung kecamatan pangkalan lesung,Kabupaten pelalawan -Riau.

Rumah ber ukuran 4 m x4m,berlantai kan tanah,berdinding kan papan dengan ber atap kan seng yang sudah lapuk di tambah tak memiliki penerangan aliran listrik,membuat bapak ini hidup dengan ke pasrahan terlebih bapak ini di titip kan anak seorang perempuan dengan keterbelakangan mental dan kurang ingatan.

Saat awak media topiknews.com menyambangi kediaman pak sugiyono kamis 11/04/2019.mempersilah kan masuk ke dalam rumah, dengan menitis kan air mata dan tersendak-sendak,maaf pak wartawan.saya sudah tingal di kecamtan pangkalan lesung kisaran sebelas tahun yang lalu,saya bekerja sebagai petugas kebersihan di sekolah SMK N Pangkalam lesung.
 
  

Hijrah dari jawa tengah ke pelalawan- riau sejak tahun 2008 yang silam,ya ini lah kehidupan saya.

Saya sering di sambangi dari dinas sosial,dinas kesehatan,pihak kecamatan,dan pemuda peduli pangkalan lesung.tapi belum ada respon dan bantuan apa pun.saya ni orang bodoh pak wartawan.

Saat awak media topiknews.com memohon untuk menunjukan kartu tanda penduduk, pak sugiyono langsung menunjukan nya dan ter nyata kartu tanda penduduk masih prodak kabupaten Pati -Propinsi Jawa tengah.

Kenapa pak sugiyono tak mengurus surat pindah dari kabupaten Pati jawa tengah ke kabupaten pelalawan- Riau,dengan gamblang sugiyono menjawab,untuk beli beras(untuk makan)aj susah pak wartawan?.gimana saya mau urus surat pindah.pak wartawan lihat lah anak saya yang perempuan dengan kondisi keterbelangan mental.

"Saya bingung sekali mau urus surat pindah di karena kan ke adaan ekonomi yang serba kekurangan.sama siapa saya harus mengadu pak wartawan,saya juga sedikit tau kalaw urusan di kabupaten pelalawan sekarang sangat lah mudah.tapi ya bagaimana lagi saya pun sudah pasrah saja lah dengan keadaan.

Salah se orang warga pak atan,kepada awak media.kehidupan bapak sugiyono sangat lah memperihatinkan sekali,rumah reot dengan dinding rumah bolong,lantai asli dari tanah,tak memiliki penerangan listrik,makan serba susah,anak perempuan yang keterbelakangan mental.istri tak punya,ya memang berat kali cobaan ke hidupan keluarga pak sugiyono tu pak wartawan,ujar Atan. [TN/Dian]

RedaksiTN