Advertorial

Pembangunan Bank Data Dalam Rangka Percepatan Smart Government

Redaksi TN | Senin, 31 Juli 2017 - 20:43:09 WIB | dibaca: 249 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Dalam Menuju percepatan Pekanbaru smart city yang madani, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota pekanbaru melaksanakan pilar pilar Smart City Yang bertujuan untuk menunjang percepatan pekanbaru menuju pekanbaru Smart City, Yang mana sala satu agenda percepatan Smart City adalah pembangunan Bank Data, hal ini di katakan Plt kadiskominfo.

Kepala Plt Dinas Komunikasi Informatika statistik dan persandian kota Pekanbaru Firmansyah Eka Putra saat dikonfirmasi diruang kerjanya pada hari selasa 25/07/2017 juga menjelaskan,  sala satu untuk menunjang percepatan pekanbaru Smart City, kita " Dinas Kominfo", dengan Memperkuat pilar pilar Smart City, yang terdiri dari enam pilar Smart City.

Sala satu dari enam pilar Smart City itu yang Akan kita laksanakan adalah yang pertama
Smart government, Smart Government sala satu agendanya adalah pembangunan dengan system Bank Data.

Yang dimaksud dengan Bank Data disini kita mengkonsepkan, bahwa sebuah pemerintahan yang cerdas itu adalah bagaimana kita mengelola administrasi pemerintahan Tampa terikat dengan ruang dan waktu,  artinya, aparatur pejabat dituntut agar dapat bekerja dimana saja Dan kapan saja, Hal itula yang melatar belakangi kenapa kita membangun Bank Data.

Didalam itu Kita merancang aplikasi Directory online, yang mana nantinya Directory Online ini sebagai tempat
pengumpulan pengumpulan data, baik data administrasi, seperti Surat Surat, Sk, laporan Dan lain lain, Data Program kegiatan seperti Renstra, RKPD, DPA, Data teknis, seperti kontrak, DED, laporan proyek, master plan, dan juga data sektoral sesuai tupoksi, contohnya UMKM untuk koperasi.

Jadi Setiap OPD diwajibkan menyimpan seluruh dokumen pemerintah atau data kedalam Directory Online, contohnya seperti staf OPD boleh saja mengetik Surat,  tapi tidak anyah disimpan di computer kantor saja, tapi harus ditransfer ke Directory online.

Manfaatnya adalah, ketika suatu saat melakukan rapat diluar kota, pejabat yang memegang data atau computer itu tidak bisa hadir karena sakit, atau bagaimana. Data itu bisa kita akses di Bank Data karena tersimpan di Bank Data. Walikota juga bisa langsung mengakses data data setiap OPD satu persatu melalui Bank Data tersebut.

Dari itu kita dapat memodifikasi data yang tersimpan di Bank Data untuk bisa bekerja dimanapun yang tidak mengganggu andministrasi ataupun pelayanan publik. Konsep ini membuat konsep baru manajemen perkantoran, theklaine nya office anywhere berkantor dimana saja, artinya kita bisa membuka data dimana saja ketika tidak berada dikantor.

Dengan sistem seperti ini nantinya diharapkan pekerjaan kita jau lebih evektif Dan epesien, jadi Tidak adalagi istilah alasan data ilang atau rusak, semua tersimpan secara online bisa diambil kapanpun diedit kapanpun.

"Menuju pekanbaru smart city dengan membangun pilar pilarnya", kata Eka.

Lanjutnya, Yang kita bangun saat ini adalah Smart government dari enam pilar Smart City, yang dapat lebih cepat membangun pekanbaru menuju pekanbaru Smart City dengan membangun pilar pilarnya. Smart government adalah pilar yang paling dominan yang nantik bisa memberikan pengaru terhadap pilar pilar yang lainnya, smart vipel, Smart Ekonomis, smart embiramen, Smart Living, Smart Obeliting.

Khusus untuk Bank Data berbicara bagaimana meningkatkan tentang kenerja pemerintah, melalui konsep konsep yang kita lakukan adalah tatakelola pemerintahan menjadi cerdas,  jadi kita tidak harus dikantor baru bisa untuk melihat data, tetapi dimana pun nantinya dengan Bank Data ini kita bisah melihat data atau berkas yang telah kita simpan di Directory online dimana saja.

Ini suatu peksibel bagi pejabat pejabat pemerintah kota pekanbaru dalam bekerja nantinya, akhir 2017 ini kita berharap suda dapat terlaksana,  tutup eka. 
(Adv, Diskominfo pekanbaru)

RedaksiTN