Otonomi

Pemilik Pangkalan Gas Bersubsidi di Duga Kuat Bermain Mata dengan Disprindag

Redaksi TN | Jumat, 26 April 2019 - 18:34:38 WIB | dibaca: 293 pembaca

TopikNews (PELALAWAN) - Gas elpiji tiga kilo gram (3 kg) di peruntukan bagi masyrakat miskin dan harga eceran tertingi sudah di atur dalam peraturan daerah dan keputusan menteri,namaun demikian ada saja oknum pemilik pangkalan menjual di atas harga yang telah di tentukan untuk kepentingan oknum tertentu dan pribadi.

Salah satu pemilik pangkalan gas bersubsidi "Harjo Madiono" yang berada di desa pesaguan kecamatan pangkalan lesung,kabupaten Pelalawan-Riau.menjual gas bersubsidi tiga kilo gram per tambung nya dengan harga dua puluh lima ribu rupiah (25.000.00).

Banyak nya keluhan masyrakat pesaguan terkait pangkalan gas yang se olah kebal hukum,membuat beberapa awak media dan Lsm,turun langsung ke lokasi yang di maksud.

Tidak di pungkiri lagi, pemilik pangkalan Harjo madiono kepada awak awak media, membenarkan bahwa telah menjual gas elpiji tiga kilo gram bersubsidi kisaran dua puluh lima ribu per tabung,dan ini sudah ia lakukan semenjak mendapat surat izin usaha nya kisaran delapan tahun yang lalu.

"Penjulan di atas harga eceran tertingi(HET) ia lakukan karena pak harjo juga menyetor sejumlah uang kepada oknum desperindag kabupaten pelalawan di setiap bulanan nya kepada yang nama nya riyan,itu belum lagi setoran di luar harga eceran ke pihak penyalur distributor(Semar badar naya).

Salah se orang warga desa pesaguan,Dirman,kepada awak media,Harga pertabung dari distributor kisaran enam belas ribu rupiah, dan harga eceran resmi dua puluh ribu rupiah, namun fakta di lapangan di jual dua puluh lima ribu rupiah.itu sudah lama berlangsung di pangkalan gas elpiji pak harjo,namun sangat di sayangkan pihak desperindag kabupten pelalawan terkesan tutup mata.ujar Dirman

Di sisi lain, pihak desperindag kabupaten pelalawan,melalui seluler nya,maaf pak wartwan saya di luar kota, saya lagi ada acara di kampar besok saya hubungi kembali.ucap Kastan. [TN/Dian]

RedaksiTN