Otonomi

Perwakilan Mahasiswa UIR Tuntut Hasil Petisi Penuntasan Karlahut

Redaksi TN | Senin, 23 September 2019 - 18:03:58 WIB | dibaca: 84 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Mahasiswa UIR yang di wakilkan dari setiap ketua fakultas mendatangi kantor DPRD Provinsi Riau untuk menindak lanjuti petisi yang sebelumnya telah disampaikan kepada ketua DPRD Provinsi Riau, Senin (23/09/2019) pagi.

Dalam hal ini perwakilan mahasiswa UIR disambut baik oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat Agung Nugroho yang didampingi oleh anggota dewan Partai Demokrat, Tumpal Hutabarat Dapil Riau 6 ( Siak Pelalawan), Manahara Napitupulu Dapil Riau 8 (Indragiri Hulu, Kuantan Singingi) dan Agus Triansyah Dapil Riau 7 (Indragiri Hilir).

Apa yang disampaikan oleh mahasiswa sudah disurati oleh yang terkait dan semua telah ditindak lanjuti oleh pemerintah daerah, " kami telah memproses semua petisi yang telah disampaikan oleh adek adek mahasiswa, kita semua bisa melihat bahwa semua petisi ini sudah terlaksana 80%, dan seperti yang kita lihat, kami disini baru saja dilantik dan kami belum bisa berbuat banyak", jelas Agung.
 
  

Ditambahnya, " kami semua menunggu pelantikan ketua DPRD Provinsi Riau yang baru, setelah dilantik dan AKD ( alat kelengkapan dewa) telah selesai baru kami bisa minindak tegas semua permasalahan ini", ungkapnya.

Setelah di keluarkannya Status Darurat Pencemaran Udara yang di keluarkan oleh Gubernur Riau H Syamsuar MSi, Agung juga mengatakan, " setelah adanya status darurat ini kita berharap pemerintah cepat melakukan tindakan kongkrit, seperti mengevakuasi ibu hamil, lansia dan anak-anak, apakah itu menyediakan Pesawat Hercules yang semua biayanya secara gratis, dan pengobatan di semua posko posko dilakukan secara geratis 24 jam", paparnya.

Salah seorang mahasiswa UIR mengatakan, " apa tindakan kongkrit pemerintah untuk kedepannya agar masalah pembakaran lahan ini tidak terjadi lagi, karna kita lihat Pergub telah dikeluarkan dimana setiap lahan yang terbakar saat ini harus dipasang Polis Line", jelasnya.
 
 
Dalam kesempatan ini Manahara Napitupulu mengatakan, " kita minta kepolisian menindak tegas semua oknum oknum pembakar lahan, baik itu oknum korporasi yang kecil dan yang besar sekalipun, karna sejauh ini efek dari pembakaran lahan ini membuat banyak kerugian bagi masyarakat terutama dalam hal kesehatan", jelasnya.

"Dan apabila dari hasil pembakaran ini ada perusahaan atau masyarakat yang bercocok tanam langsung ditangkap saja, karna bisa saja dialah pelaku pembakaran tersebut", paparnya.

Lanjutnya, "kita saat ini fokus penanggulangan asap dan fasilitas geratis agar masyarakat mendapat pelayanan terbaik untuk menghadapi musibah ini", tutupnya. [TN/aL]

RedaksiTN