Hukrim

Pesta Sabu 3 Ibu Rumah Tangga dan 2 Pemuda Di Ringkus Polisi

Redaksi TN | Sabtu, 07 Januari 2017 - 21:17:03 WIB | dibaca: 542 pembaca

TopikNews.Com TANAH DATAR – Berawal dari laporan masyarakat, pada petugas kepolisian yang sedang melakukan patroli di sekitar TKP, Satuan Narkoba Polres Tanah Datar berhasil menangkap lima tersangka penyalahgunaan obat terlarang, yang sedang asyik menggelar pesta sabu.

Kelima tersangka tersebut terdiri dari 3 orang wanita yang merupakan ibu rumah tangga dan 2 orang pemuda yang masing-masing bernama Yulhendra (35) warga Perumahan Dadok Kubu Rajo Kecamatan Lima Kaum, Henki Permana Sultan (37) warga Jorong Gurun Nagari Sungai Tarab, Desmorina (39) warga Pincuran VII Nagari Baringin, Mezi Kurnia (26) warga Jorong Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum, dan Reni Juniati (39) warga Jorong Padang Lua Nagari III Koto Kecamatan Rambatan diamankan sedang mengendarai sebuah mobil pick up.

Berdasarkan keterangan Kapolres Tanah Datar, AKBP Irfa Asrul Hanafi kepada wartawan Kamis (05/01) di Mapolres menyebutkan, tersangka ditangkap berkat informasi masyarakat.

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas unit narkotika bersama anggota Polsek Rambatan melakukan penghadangan, mereka sempat mengelak dengan membuang barang bukti, namun petugas tidak mau terkecoh dan menggeledahnya,” ucap Kapolres.

Ternyata ucap Kapolres, dibawah Dasbor Mobil Pick Up yang mereka tumpangi, dijumpai bungkusan yang berisi 3 paket sabu beserta alat isapnya.

Sebelumnya petugas yang dipimpin KBO Res Narkoba IPDA Riki Satria lanjut Irfa Asrul, melakukan pengintaian terhadap kelima tersangka dan diketahui para tersangka menuju arah Rambatan.

“Kita langsung bergerak cepat untuk menghadang mobil yang dikendarai kelima tersangka, diduga kelima tersangka baru usai memakai,” tegas Kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, kini kelima tersangka dijebloskan ke tahanan Polres Bangkalan, dengan tuduhan melanggar pasal 112 ayat 1 juncto pasal 132 Undang – Undang nomer 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan anacaman hukuman 12 tahun penjara.

Laporan Joni Hermanto

RedaksiT