Otonomi

PKS PT BSS Tilanjuti Aspirasi Warga Terkait Masalah limbah

Redaksi TN | Selasa, 28 November 2017 - 07:41:13 WIB | dibaca: 224 pembaca

TopikNews (ROHIL) - Ratusan warga berkumpul di Aula tepat nya di dusun mulya Makmur balam km 22, kepenghuluan Bangko sempurna Kecamatan Bangko pusako Kabupaten Rokan hilir,

Tujuan berkumpul nya warga di aula akan melakukan mediasi kepada pihak PKS PT BSS,  terkait ada nya air limbah di buang ke aliran sungai,  kami selaku pihak PKS PT BSS tidak pernah buang air limbah ke aliran sungai, Jum'at 24/11/2017 pukul 09:13 wib

Kepala dusun kardianto merangkan kepada awak media bahwa dua minggu sebelum nya, sebelum kami  mengada kan pertemuan kepada pihak PKS PT BSS, memang ada seperti nya air yang sama seperti air limbah yang mengalir ke sungai, kami minta jika ingin di ambil air untuk Sempel mari kita ambil bersama - sama dari masyarakat pihak PKS PT BSS dan rekan lsm,  lanjut nya. Sabtu 25 /11/2017 pukul 13:20 wib.

Terkait dari tiga poin, polusi air, polusi udara, polusi suara, dan harapan masyarakat, di sungai alam  itu lah sering di pergunakan untuk  mandi,  dan masalah bau PKS tetap bau, kalau masih di ambang wajar tidak masalah,  perkara suara sudah kita maklumi.

Setelah mengadakan pertemuan dengan pihak PKS PT BSS ada beberapa kesimpulan yang di putuskan

1 Sempel air di ambil pada waktu di tentukan oleh dinas kesehatan bersama masyarakat lsm dan bersama pihak PT BSS,  adapun dana operasional di tanggungan jawapi oleh pihak PKS PT BSS.

2 Aroma bau pihak PKS PT BSS  butuh jangka waktu tiga bulan.

3  masalah kesehatan akan di kordinasi kan kepada pihak  PKS PT BSS, dalam jangka waktu 2 hari berupa paksin dan susu.dan apabila tidak ada jawaban maka akan di kembali kan kepada masyarakat, " terang nya.

General Manager PKS PT BSS, Herman Robert saat di kompirmasi melalui manager GAHRD-PR-CSR & Legal Muhammad Yulianus dikomplek PKS PT BSS,  menyampai kan kepada awak media kami berusaha mengembang biak  kan bakteri - bakteri yang ada untuk di cukup kan di kolam -kolam limbah, dari kolam  tiga sampai kolam enam. Sedang kan kolam satu dua engak karena masih panas. Jum'at malam 25/11/2017 pukul 21:13 wib.

Dan tambahan  nya belum juga ada kemajuan maka kantor pusat mendatang kan orang di ahli pestisida untuk membatu kami tentang perkara limbah, untuk mengurangi bau, maka mereka akan memasukan pormula ( MICROBE-LIFT ) ke kolam- kolam limbah  maka   selama tiga bulan maka mulai beraksi lah pormula tersebut, untuk  mengantisipasi  aroma bau limbah, lanjut nya.

Masih kata Yulianus, dan masalah air kami bilang tidak terpapar mereka bilang terpapar, nanti nya kita ambil Sempel air limbah kita bawa ke laboratorium  universitas Riau, yang berada di propinsi Riau mereka lah institusi resmi,  salah satu tokoh masyarakat pak tangang  sebagai kepala tata usaha puskemas balai jaya dia menyarankan perusahaan punya sertifikat  mutu air limbah yang di keluar kan institusi yang resmi maka ini lah senjata perusahaan, maka isu ini akan habis,  sambung nya.

Dan nanti nya kita ambil Sempel air limbah, untuk kita cek ke laboratorium, dan mengenai bau kami butuh waktu tiga bulan, selama menunggu tiga bulan masyarakat minta kompensasi  apabila sakit, di tangung jawapi PKS PT BSS,
Langsung di sambut pihak puskesmas  pemerintah sudah gratis kan, kalau sakit bawa aja kepuskesmas,  tutur Yulianus kecuali terpapar sakit secara masal ada kemungkinan, kalau sakit satu-Satu bawa aja kepuskesmas pemerintah juga sudah gratis kan, kalau  di sebab terpapar kami lah yang pertama kali kena, sebab kami berada di ring satu, "terang nya Yulianus.

Saat di kompirmasi via telpon pihak dinas lingkungan hidup, ZULKIPLI. SH. mengatakan kepada awak media terkait masalah limbah  PKS PT BSS,   jelas nya masih di ambang batas yang wajar. sabtu  25 /11/2017 pukul 12:03 wib.

Setelah ada titik temu masyarakat dengan pihak PKS PT BSS mengenai polusi air polusi udara polusi suara, dari mediasi ini juga turut hadir,  dari dinas lingkungan hidup,  anggota DPRD, perwakilan perusahaan PKS PT BSS, kadus, sekdes, Bpkep, dan Diskes. (ANDI /DIRMAN)

RedaksiTN