Hukrim

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Shabu - Shabu

Redaksi TN | Selasa, 05 Desember 2017 - 22:11:39 WIB | dibaca: 49 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) -  Tim Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Polda Riau, berhasil mengamankan 17 Kg sabu-sabu dari tujuh orang kurir di dua lokasi yang berbeda. Barang haram tersebut didapat dari Malaysia, dan dikemas dalam bungkus teh.

Hal tersebut langaung disampaikan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang, dengan di dampingi, Kabid Himas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Wakil Direktor Reserse Narkoba Polda Riau, Andri Sumardi, di halaman Polda Riau, Selasa (5/12/2017).

"Pelaku yang sebagai kurir tersebut, berhasil diamankan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan, akan ada transaksi narkoba," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang.

Dari informasi masyarakat tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan. Penangkapan pertama dilakukan di KM 36 tepatnya di Jalan Lintas Pekanbaru-Dumai, Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (2/11/2017), sekitar pukul 03.30 WIB.

Kronologis penangkapan tersebut,  petugas menghentikan sebuah mobil minibus yang ditumpangi tiga orang kurir berinisial RI (34), AI (43) dan RD. Setelah digeledah, ditemukan tas ransel yang berisi sabu-sabu seberat 5 Kg yang di bungkus dalam plastik teh.

Saat penangkapan tersebut, RD kabur ke dalam kebun sawit dan tak ditemukan. "Dikarenakan RD melarikan diri, pihak kepolisian sudah mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk dia," kata Nandang, didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo.

Setelah diinterogasi RI dan AI, barang haram sabu-sabu tersebut, dibawa dari Bengkalis untuk diedarkan di wilayah Pekanbaru. Barang itu didapat dari IR.

Tanpa buang waktu, tim menangkap IR di KM 74, Jalan Lintas Dumai, Sungai Pakning, di Desa Api-api.

Saat di lakukan penggeledahan di rumah IR, petugas berhasil menyita dua paket kecil sabu-sabu. "Memang Barang bukti yang berhasil diamankan dari IR cukup kecil. Tapi, dialah (IR) yang ditugaskan bandar di Malaysia menjemput sabu, lalu diserahkan ketiga tiga tersangka (RI, AI, RD)," pungkas Nandang.

Barang haram tersebut, dibawa dari Malaysia menggunakan jalur air (speedboat), saat sampai di tengah laut di perairan Bengkalis, sabu dijemput IR menggunakan sampan kecil.

Tidak menunda waktu, di hari yang sama, tim yang dipimpin Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, AKBP Andri, juga melakukan penangkapan terhadap empat kurir lainnya di Jalan Lintas Timur-Minas atau Simpang Bingung Pekanbaru. Bersama empat kurir itu diamankan 12 Kg sabu-sabu.

Untuk mengelabui polisi, tersangka menyamarkan pengiriman 12 kilogram tersebut. Barang disimpan dalam tumpukan pisang.

"Antara penangkapan pertama dan kedua merupakan jaringan berbeda. Semua tersangkanya adalah kurir. Untuk barang bukti 12 kilogram, ada keterlibatan bapak dan menantu dan mereka memendapatk upah masing-masing Rp20 juta," jelas Ardi.

Meski berasal dari jaringan berbeda tapi tidak menutup kemungkinan para tersangka mendapatkan pasokan sabu-sabu dari sumber yang sama. "Dilihat dari kemasan yang sama, kemungkinan sumbernya juga sama," ucap Ardi.

Saat ini ketujuh tersangka masih dalam proses pengembangan penyidikan. Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

RedaksiTN