Hukrim

Polsek Pangkalan Kuras Amankan Oknum Warga Dusun Bukit Kusuma pelaku Penganiniyaan

Redaksi TN | Selasa, 15 September 2020 - 17:22:24 WIB | dibaca: 62 pembaca

TopikNews (PELALAWAN) - Polsek Pangkalan Kuras Polres Pelalawan telah berhasil melakukan Pengungkapan Kasus  tindak pidana (TP) Penganiayaan di dusun Bukit Kusuma Desa Kusuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan,Riau.

Kapolres Pelalawan, melalui Kapolsek Pangkalan Kuras ,Kompol Ahmad kepada awak media,menyampaikan.

"Seorang warga atas nama,Herppen Manurung,05 Juni 1979, (41) Tahun, Wiraswasta, Laki-laki, Kristen, Bukit Kesuma Rt/Rw 003/003 Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan.

 

"Datang ke Polsek Pangkalan Kuras datang guna memberikan laporan, dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 36 / IX / 2020 / RIAU / RES PLWN / SEK. PKL. KURAS, Tanggal 14 September 2020.
.
"Tempat kejadian perkara (TKP) di halaman 
rumah Hepen manurung Bukit Kesuma Rt/Rw 003/003 Desa Kesuma Kec. Pangkalan Kuras Kab. Pelalawan.

 

"Dalam laporan ini, Polsek Pangkalan Kuras telah memanggil para saksi - saksi untuk pembuktian pelapor.

"Saksi I,Ferdinan Simarmata, 30 Mei 1990, 30 Tahun, Wiraswasta, Laki-laki, Kristen, Rt/Rw 003/003 Desa Kesuma Kec. Pangkalan Kuras Kab. Pelalawan

"Saksi II ,Tumbur Manurung, Laki laki, 14 April 1961, 59 thn, Kristen , Petani, Lubuk tipan Rt/Rw 009/002 Desa Lubuk tilan Kec. Dayun Kabupaten Siak.

"Saksi III, Laurencus Marpaung, Laki-Laki,  05 Mei 1977, (43) thn, Kristen , Petani,  jalan perjuangan Rt/Rw 007/007 Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan.

"Guna penyelidikan lebih lanjut, Polsek Pangkalan Kuras,telah memanggil pelaku  atas nama, Lisbet Sitinjak, Laki-laki, 08 Oktober 1977, (44)Tahun, Kristen, Petani, Kp Sehat Rt/Rw 007/004 Desa Kesuma Kecamatan. Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan.

"Hasil Pemeriksaan, Pelaku telah diamankan dalam perkara Laporan Polisi Nomor : LP / 35 / IX / 2020 / RIAU / RES PLWN / SEK. PKL. KURAS, Tanggal 13 September 2020.

"Pelaku telah di lakukan tes,Negatif ( - ) Amp dan Rapid Test Covid - 19 ( Non Reaktif )

"Kronologis kejadian, Pada hari minggu tanggal 13 September 2020 Sekira jam 22.00 Wib Terlapor Saudara, Lisbet Sitinjak  datang ke warung tuak milik Sdr. TUMBAR MARPAUNG yang berada di Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras.

"Kemudian terlapor ikut duduk atau bergabung bersama Pelapor 1 dan Korban 2 Sambil berbincang bincang, tidak lama kemudian sekira 20 menit terjadilah berdebatan antara Terlapor dengan Pelapor 1 kemudian Pelapor 1 diantar pulang oleh Korban 2 yang jaraknya lebkur 30 Meter, 

"Setelah Pelapor 1 diantar Pulang, Korban 2 Kembali kewarung tuak milik saksi 1, lalu tidak lama kemudian pelapor 1 kembali lagi ke warung tuak milik saksi 1 karena rokok Pelapor 1 tertinggal diwarung tuak tersebut.

"Sesampainya pelapor 1 diwarung tuak  tersebut terjadilah dorong dorongan antara terlapor dengan pelapor kemudian Korban 2 melerainya lalu Korban 2 kembali mengantarkan Pelapor 1 pulang kerumahnya.

"Kemudiam setelah pelapor 1 diantar pulang, Korban 2 kembali lagi kewarung tuak tersebut dan setibanya di warung tuak tersebut Korban 2 melihat terlapor mengambil sebilah pisau dari sepeda motornya lalu terlapor pergi menuju rumah pelapor 1 yang berjarak lebkur 30 meter.

"Namun Korban 2 mencegah terlapor Agar tidak kerumah pelapor 1 namun tiba tiba terlapor memukul Korban 2 sebanyak 4 (empat) kali dibagian wajah dan 1 (satu) kali dibagian belakang kepala menggunakan tangan sebelah kiri.

"Pada saat itu terlapor memengang gagang pisau, lalu karena kepala Korban 2 mengeluarkan darah Korban 2 ditarik oleh saksi 2.

"Kemudian terlapor pergi kerumah pelapor 1 dengan membawa pisau sesampainya di halaman rumah pelapor 1, terlapor melihat pelapor 1 berada di halaman rumahnya, lalu terlapor langsung mengayunkan sebilah pisau  yang dipegangnya kearah pelapor 1 dan mengenai tangan sebelah kanan pelapor 1.

"Terlapor kembali mengayunkan pisau tersebut kearah pelapor 1 dan mengenai dada pelapor 1, lalu barulah terlapor kembali mengayunkan pisau tersebut kearah kepala pelapor 1 namun pelapor 1 menangkis dan  mengenai kepala pelapor 1 sampai mengeluarkan darah.

"Pelapor 1 menendang terlapor sampai jatuh, dan barulah pelapor 1 lari kedalam rumah.

 

Penulis : Dian
RedaksiTN