Otonomi

Covid-19

Satu Hari Jelang Lebaran Pasar Rupit Ramai Pengunjung Tanpa Pengawalan Tim Covid Kabupaten

Redaksi TN | Minggu, 24 Mei 2020 - 03:51:05 WIB | dibaca: 114 pembaca

TopikNews (SUMSEL) - Bertambahnya 19 kasus positif covid 19 tidak merasakam gusar bagi masyarakat Muratara,terlihat di pasar Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sangat ramai orang "bebantai" ( Motong Kerbau tradisi satu hari menjelang  lebaran) dengan adanya ini masyarakat berdatangan dari berbagai Desa untuk membeli Daging Kerbau, Walaupun harganya daging kerbau cukup mahal, Daging Rp.130.000. dan tulang Rp.100.000 masyarakat berbondong-bondong untuk membelinya. Bahkan masih banyak masyarakat yang belanja kebutuhan lainya seperti membeli baju lebaran,

Saat TopikNews.com saat di lokasi pada hari ini, 24/05/2020. Hingga pukul 14.00 WIB Siang ini pasar Rupit ini masih ramai pengunjung, di sayangkan tidak ada pengawalan ketat dari Tim Covid 19,sebab tidak ada jarak yang memisahkan antara satu sama lain, masih banyak sekali warga yang belum memiliki kesadaran untuk mengunakan masker, 

Indra (33) tahun pengujung pasar ini mengatakan kami beli daging untuk kebutuhan lebaran,caknyo rami nian pasar Rupit ko sampai motor kami tadi macet, ungkapnya.

Saat di tanya apa tidak takut belanja di keramaian seperti ini karena Kasus Positif covid di Muratara melonjak berkali-kali lipat,? " Takut juga harus gimana lagi ramai seperti ini berarti tidak ada larangan dan himbauan dari pemerintah kabupaten Muratara, kami biaso bae,apo lagi katek yang jago.Jawabnya.

Sahwal.(45) penjual daging mengatakan, saat topikNews.com mewawancarai apakah tidak ada larangan berjualan daging ini ? "Tidak ada larangan, ay... walaupun Ado larangan kami jugo nyari makan dak cukup dengan bantuan yang di kasih pemerintah kemaren, kalau masalah Corona kami jugo takut ya harus gimana lagi.Cetusnya.

Penulis : AJR
RedaksiTN