Otonomi

Sekda M Noer MBS Membuka Sosialisasi Dan Pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana Kecamatan Tampan

Redaksi TN | Selasa, 10 Maret 2020 - 11:48:53 WIB | dibaca: 220 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Untuk upaya merealisasikan yang namanya penanggulangan bencana di kota pekanbaru, BPBD Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi dan pembentukan kelurahan tangguh bencana kecamatan tampan Kota pekanbaru.

Acara sosialisasi yang digelar di Aula Kantor Camat tampan selasa (10/03/2020) pagi dibuka oleh Sekda Kota Pekanbaru H. M Noer MBS dan dihadiri Kalaksa BPBD Kota pekanbaru Zarman Chandra S.STP,  Camat Tampan Hj Liswarti, Danramil, perwakilan dari kapolsek Tampan, dan lurah se kecamatan tampan. 

"Apa yang dilakukan oleh BPBD ini Nantinya akan dapat melahirkan dari kalangan masyarakat relawan relawan tangguh",  dengan adanya tim dan satgas Di setiap kelurahan dapat bergerak membantu BPBD kota pekanbaru dalam menangani bencana kebakaran yang terjadi, ucap Sekda M Noer MBS kepada media.
 
  

Secara teknis nantinya, M Noer menjelaskan, masyarakat yang menjadi relawan ini nantinya akan diberikan pengharaan oleh satgas dari BPBD kota pekanbaru dan melakukan pelatihan pelatihan,  dengan diberikan pengertian pelatihan dan pencegahan, tentu ada penanggulangan. Dan masyarakat beserta satgas atau relawan juga BPBD dapat bersenergi, pungkasnya.  

Kalaksa BPBD Pekanbaru Zarman Chandra Mengatakan kepada TopikNews.com, kegiatan ini merupakan sosialisasi dan sekaligus pembentukan Kelurahan tangguh bencana di kecamatan tampan, ucap Zarman. Lanjutnya, peserta yang hadir sebanyak 100 orang dan kita siapkan untuk merealisasikan yang namanya penanggulangan bencana di kota Pekanbaru nantinya.
 
  
 
" kami menginginkan kepada beberapa kelurahannya untuk mempersiapkan rencana dan kebijakan dalam menanggulangi bencana, dan nantinya bisa membantu kami khususnya dalam penanganan bencana kebakaran di setiap kelurahan". 

Zarman berharap, "kepada Camat dan Lurah Bagaimana nantinya bisa mempersiapkan petugas yang bisa dikembangkan untuk memberikan menyebarluaskan informasi dari pada bencana tersebut pada masyarakat kita" harapnya, dan dari masyarakat untuk dapat membentuk relawan-relawan disetiap kelurahan minimal 50 orang disetiap kelurahan, tutupnya. [TN/mL]

RedaksiTN