Pendidikan

SMA N 1 Sei Raya Kepulauan Terindikasi Lakukan Penyimpangan Dalam Pelaksanaan DAK Tahun Anggaran 2020

Redaksi TN | Kamis, 08 Oktober 2020 - 18:36:20 WIB | dibaca: 66 pembaca

TopikNews (KALBAR) - Pelaksanaan pembangunan Ruang Kelas Baru di SMA 1 sei Raya kepulauan kab.bengkayang dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) swakelola tahun anggaran 2020 terindikasi melakukan penyimpangan pengelolaan nya.Seperti yang di sampaikan sdr. Ilham kepada penulis. 


Ilham menerangkan :"pengerjaan RKB di SMA 1 sei raya kepulauan yg seharusnya swakelola sesuai ketentuan ternyata diduga di pihak ketigakan, saya dapat penjelasan ini dari hasil wawancara dengan tukang yg bekerja di lokasi tersebut. 


Selain dari hasil wawancara saya juga melihat dan mengambi foto rangka atap nya menggunakan kayu yang ukuran volumenya lebih kecil dari standar."

Kemudian Ilham mengirim hasil dokumentasi yg dibuat berupa foto dan rekaman hasil wawancara nya kepada penulis. 

Setelah kami periksa ternyata foto serta rekaman tsb sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh sdr. Ilham selaku penggiat LSM bina rakyat. 


Masalah substitusi bahan material serta diduga melibatkan  pihak ketiga dlm pengelolaan DAK fisik untuk pendidikan ini seting terjadi di wilayah provinsi Kalimantan barat, dan hal ini sering juga dikonfirmasikan ke pihak dinas dikbud prov. Kalbar, dari statment salah satu pejabat di disdikbud prov kalbar diakui memang dlm monitoring serta pengawasan pelaksanaan DAK ke sekolah2 penerima anggaran sangat kurang dan cenderung Lemah sekali.


sehingga dari lemahnya pengawasan dari disdikbud provinsi kalbar ini menjadi peluang serta kesempatan sekolah2 penerima anggaran untuk melakukan penyimpangan dg tujuan keuntungan pribadi atau kelompok. 


Namun kemungkinan yg paling buruk adalah bagaimana jika fenomena ini diketahui disdikbud provinsi tapi sengaja tutup mata karena ada sesuatu antara sekolah dan disdikbud provinsi dlm pengelolaan DAK anggaran tahun 2020 ini ?? 

Yang namanya kemungkinan bisa iya bisa juga tidak, tinggal masyarakat yang menilainya.

Penulis : Danil
RedaksiTN