Nasional

Sri Mulyani Kumpul dengan Menkeu ASEAN dan Lembaga Dunia di Singapura, Bahas Apa?

Redaksi TN | Sabtu, 07 April 2018 - 13:38:53 WIB | dibaca: 82 pembaca

Dok Foto: Facebook Sri Mulyani

TopikNews (JAKARTA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menghadiri pertemuan ASEAN di Singapura yang pada tahun ini mengangkat tema Resilient and Innovation. Pertemuan tersebut membahas cetak biru komunitas ekonomi ASEAN 2025.

 
Pembahasan tersebut dilakukan bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara ASEAN, serta mitra kerja sama pembangunan lainnya, seperti ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO), Asian Development Bank (ADB), dan World Bank (WB). 
 
"Kami membahas pencapaian ASEAN dalam merealisasikan cetak biru komunitas ekonomi ASEAN 2025," kata Sri Mulyani, di Jakarta, Sabtu (6/4/2018).
 
Menurutnya, negara ASEAN berkomitmen untuk meningkatkan sinergi dan mendorong integrasi ekonomi, yang diharapkan dapat lebih mempersiapkan ASEAN dalam menghadapi persaingan dan tantangan ekonomi global. 
 
Hal ini menjadi semakin penting, dengan mempertimbangkan tingginya ketidakpastian ekonomi global, yang diwarnai meningkatnya sentimen proteksionisme, tantangan untuk memanfaatkan perkembangan ekonomi digital, meningkatnya kebutuhan pembiayaan bagi pembangunan infrastruktur, dan ancaman potensi bencana alam. 
 
Lembaga-lembaga internasional (IOs) yang hadir menyampaikan simpulan positif atas perkembangan ekonomi ASEAN, yang saat ini telah menjadi kawasan ekonomi terbesar ketujuh di dunia.
 
Beberapa indikator ekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi, investasi, perdagangan, dan utang menunjukkan lebih unggul serta tingginya daya tahan ekonomi ASEAN dibandingkan kawasan ekonomi lainnya. 
 
"IOs juga memberikan prediksi ekonomi yang sama di tahun berjalan dan mendatang, dan menyarankan perlunya kontinuitas reformasi kebijakan dalam mendukung daya saing ASEAN," tutur Sri Mulyani.
 
Untuk memastikan ASEAN berada pada jalur yang benar menuju agenda tersebut, dilakukan evaluasi atas perkembangan pencapaian Rencana Aksi Strategis dan Indikator Kinerja Utama ASEAN terutama dalam konteks sektor keuangan.
 
Ini misalnya penguatan integrasi sektor jasa keuangan seperti asuransi dan perbankan, penguatan konektivitas pasar modal, penguatan kerja sama stabilitas keuangan, penguatan upaya untuk meningkatkan inklusifitas sektor keuangan, penguatan kerja sama perpajakan, dan penguatan fasilitas perdagangan. [TN/aL/rls]
 
RedaksiTN
 
RedaksiTN