Peristiwa

Tolak Imigran, Warga Kartama Demo Nevada Kost

Redaksi TN | Senin, 09 September 2019 - 14:42:36 WIB | dibaca: 110 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) - Warga RW 06 RT 01, 02, 03, 04 dan RW 01/RT 01, 02 Jalan Kartama Kelurahan Maha Ratu Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru berdemo dengan akan dibukanya/dioperasikannya NEVADA KOST sebagai tempat penampungan bagi orang asing pengungsi/imigran di wilayah mereka.

Dalam pernyataan sikapnya, warga beralasan di antaranya karena  telah banyak mengetahui permasalahan yarig timbul akibat keberadaan pengungsi tersebut. Di antara persoalan itu, menurut warga adalah dikhawatirkan adanya perkelahian, pelanggaran asusila, perselingkuhan serta pelanggaran hukum dan tata tertib lainnya.

Alasan lainnya yaitu terkait keyakinan yang dianut oleh para pengungsi tersebut dikhawatirkan adalah Syiah dan sangat bertentangan dengan keyakinan masyarakat Indonesia umumnya, di Kota Pekanbaru khususnya.

Sucipto selaku ketua forum RT/RW saat di konfirmasi TopikNews melalui WA Celuller membenarkan adanya aksi dari warga terhadap Nevada Kost, " Benar warga menolak adanya nevada kost yang akan direncanakan untuk menampung warga imigran, warga berharap pemerintah secepatnya mengambil tindakan agar penampungan warga imigran ini tidak terjadi", jelasnya.

Saat disinggung masalah surat yang dilayangkan oleh pihak Nevada Kost kepada kepada Kesbangpol Kota Pekanbaru, dikarnakn ada nya beberapa tanda tangan warga sucipto menjelaskan bahwa warga hanya menghadiri acara syukuran bukan untuk mensetujui akan dijadikannya tempat penampungan warga imigran.

"Setau saya warga menghadiri acara syukuran Nevada Kost, bukan untuk menstujui akan di jadikannya tempat penampungan imigran", jelasnya.

Kemudian, adanya perbedaan budaya yang juga dikhawatirkan akan menimbulkan gesekan kepada masyarakat sekitar.

Sehubungan dengan alasan tersebut, warga menyatakan menolak dibukanya/ dioperasionalkannya NEVADA KOST yang akan dijadikan tempat penampungan bagi pengungsi asing. [TN/aL]

RedaksiTN