Winer

Usir Kolesterol dan Diabetes Lewat Pugalu Kuliner Legendaris Luwu Utara

Redaksi TN | Sabtu, 07 April 2018 - 13:55:55 WIB | dibaca: 43 pembaca

TopikNews (LUWU UTARA) - Tak hanya memiliki panorama alam yang indah, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terletak di kawasan pegunungan juga memiliki ragam kuliner khas yang pantas menjadi referensi bagi para penikmat kuliner nusantara. Salah satu kuliner khas asal Kabupaten Luwu Utara yang patut dicicipi tersebut yakni bernama pugalu. Tak hanya rasanya yang unik, khasiat dari pugalu juga diyakini bisa mengobati beragam penyakit berat. Di antaranya penyakit diabetes dan kolestero

"Kalau di Palopo itu namanya kapurung, tapi di Luwu Utara dinamakan Pugalu. Makanan ini merupakan khas Luwu Utara yang legendaris," kata Opu Darna (47) warga Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara itu, Jumat, 6 April 2018.

Hampir sama dengan kapurung pada umumnya. Selain berbahan baku sagu segar, khas rasa kuahnya juga sama. Hanya saja, kata Darna, kapurung pada umumnya dihidangkan dalam satu wadah.

"Kalau kuliner pugalu Masamba, Luwu Utara, Sulsel, sagu dan sayurnya dihidangkan dalam wadah terpisah," tutur Opu Darna.

Khasiat dari pugalu, menurut Opu Darna, tak hanya memberi rasa nikmat bagi mereka yang mencicipinya. Namun, juga dapat mengobati kolesterol dan diabetes yang diderita oleh orang yang mencicipinya.

"Karena pugalu merupakan kuliner yang berbahan baku sagu yang tak mengandung unsur gula apalagi kolesterol jahat," terangnya.

Semua kalangan bisa menikmati kuliner pugalu tanpa ada pantangan sedikit pun. Termasuk bagi mereka yang tak lagi memiliki gigi yang kuat untuk mengunyah alis ompong.

"Pugalu kan cukup ditelan rasanya sangatnya nikmat. Kalau orang Luwu Utara istilah bukan makan pugalu, tapi meminum pugalu," kata Opu Darna sembari menyarankan agar segera mencobanya agar terhindar dari kolesterol maupun diabetes.

Untuk membuat kuliner legendaris pugalu asal Kabupaten Luwu Utara, Sulsel tersebut, cukup menyediakan bahan-bahan sederhana di bawah ini:

Bahan-Bahan

Sagu segar boleh diambil langsung dari pohonnya atau jika tak ada, bisa membelinya di pasar-pasar tradisional yang ada di wilayahnya.

Sayur kangkung, jagung manis muda yang diserut, bunga pisang yang diiris halus, terong ungu yang dikupas dan dipotong-potong kecil, kacang panjang yang telah dipotong-potong kecil, bayam, daun pakis, tomat buah yang dipotong kecil memanjang, cabai merah diiris serong, ikan teri segar dan udang.

Bumbu-bumbu

Kacang tanah goreng 4 sendok makan, garam, bawang putih, cabai merah besar dipotong miring, asam patikalla, serta merica bubuk.

Sambal

Tomat, cabai rawit merah, garam, gula putih 1/2 sendok teh dan jeruk limau. Seluruh bahan yang ada ditumbuk hingga halus. Sedangkan jeruk limau hanya dipotong menjadi dua dan diperaskan airnya ke dalam sambal.

Berikut Cara membuat pugalu khas Kabupaten Luwu Utara.

Pertama, merebus seluruh sayuran hingga lunak lalu tiriskan. Selanjutnya, membuat air kaldunya dengan merebus lebih awal ikan teri hingga lunak. Jangan lupa memberikan satu sendok teh garam.

Setelah masak, ikan teri itu diangkat atau dipisahkan dari air rebusannya. Ikan lalu dibersihkan durinya dan dagingnya disuwir-suwir kecil lalu kembali dicampurkan bersama air rebusannya tadi yang telah dicampur oleh kacang goreng, bawah putih serta garam yang telah ditumbuk halus serta cabai merah besar yang telah diiris serong. Jangan lupa berikan penyedap rasa sesuai selera dan angkat setelah kaldu sudah mendidih.

Cara membuat bola-bola sagu pugalu.

Pertama, menyiapkan segelas tepung sagu, larutkan dalam 2 gelas air lalu kembali didihkan 2 gelas air dalam wajan sesuai keinginan.

Langkah selanjutnya memasukkan adonan sagu perlahan-lahan sambil mengaduknya hingga mengental. Setelah itu sagu yang telah mengental diangkat.

Di waktu yang sama, menyiapkan air kaldu yang direbus tadi. Selagi kaldu masih panas, sagu yang mengental lalu dibentuk mirip bola-bola kecil menggunakan dua batang kayu kecil mirip sumpit dan dimasukkan ke dalam air kaldu tadi. Lakukan hingga seluruh adonan habis.

Setelah seluruh adonan yang dibentuk mirip bola-bola telah dimasukkan ke dalam air kaldu, selanjutnya tinggal menyajikannya dengan menuangkan ke dalam mangkuk yang telah di hiasi irisan tomat, udang rebus serta aneka sayur yang telah direbus matang. Silakan mencicipi pugalu khas Kabupaten Luwu Utara itu selagi masih hangat.

RedaksiTN