Otonomi

Walikota DR.H Firdaus MT Menghadiri Konferensi Sanitasi Dan Air Minum Nasional

Redaksi TN | Rabu, 04 Desember 2019 - 10:25:22 WIB | dibaca: 25 pembaca

TopikNews.com, (JAKARTA) - Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT didampingi Kepala Bppeda Ahmad dan Kepala Dinas PUPR Indra Pomi menghadiri Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) 2019 di Hotel Indonesia Kempinski Jalan MH Thamrin Jakarta, Senin (2/12/2019).

KSAN sendiri merupakan ajang dua tahunan yang sudah dilakukan sejak 2007 yang bertujuan untuk mendorong komitmen dan kepedulian semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, darah, lembaga donor, LSM, pihak swasta, lembaga pendidikan, komunitas, media hingga masyarakat. 

Tema tahun ini yang diusung adalah 'Menuju Layanan Sanitasi dan Air Minum yang Aman, Inovatif dan Berkelanjutan untuk Semua'. KSAN tahun ini akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI Ma'aruf Amin.

Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT mengatakan program ini akan mendorong program 100-0-100 tersedianya akses air masyarakat 100 persen, nol pemukiman kumuh, serta tersedianya jamban untuk masyarakat secara merata.

"Dengan terwujudnya sanitasi sehat di Kota Pekanbaru, otomatis akan terwujud Sumber Daya Manusia yang sehat pula serta tangguh. Sanitasi sehat akan diwujudkan secara bersama melalui Pemerintah Kota Pekanbaru, masyarakat serta melibatkan perusahaan yang ada," sebut Firdaus.

Sehubungan dengan itu, kata Firdaus lagi, langkah yang akan dilakukan di Pemko Pekanbaru yakni merapikan drainase. Menjadi sehat akan terakomodir melalui APBD Kota Pekanbaru dan dana CSR perusahaan-perusahaan.

"Jadi, agar tercipta sanitasi sehat diperlukan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta terus menggalakkan program mencuci tangan dengan sabun. Ini cukup penting sehingga sanitasi sehat dan SDM juga baik," tuturnya.

Diakuinya, saat ini di Pekanbaru masih terdapat kawasan kumuh, terutama di sekitar bantaran sungai Siak. "Harapan kita melalui Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional  ini, kawasan kumuh itu menjadi perhatian pemerintah pusat, pemprov dan perusahaan yang ada, bagaimana kawasan kumuh ini dizerokan," ujarnya.

Adapun program sanitasi dan air bersih di kota Pekanbaru adalah Pekanbaru merupakan pilot proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), IPAL di bangun di Sumbersari, saat ini pembangunan pipa air senita/kotor dua paket dari dana APBN, untuk instalasi pengolah dari dana pinjaman bank dunia. "Rencana tender pekerjaan fisik awal 2020," kata Wako.

Untuk penyediaan air bersih, Pemko merencankan pembangunan sistem penyediaah air minum (SPAM). (tnc.rls)